Lapas Arga Makmur Gelar Simulasi Kebakaran

APRIZAL/BE
Tampak pelaksanaan simulasi kebakaran yang dilakukan oleh pihak Lapas kelas II B Arga Makmur, Kamis (7/10).

ARGA MAKMUR, BE – Guna menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam Lembaga Pemasyarkatan (Lapas). Terutama untuk menghindari terjadinya kebakaran. Kamis (7/10) Lapas kelas II B Arga Makmur, kabupaten Bengkulu Utara (BU), menggelar simulasi tanggap darurat dan kebakaran. Pada giat tersebut, Lapas Kelas IIB Arga Makmur menggandeng Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten BU.

Saat ditemui BE disela giat tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Arga Makmur Luhur Pambudi mengatakan, giat simulasi ini dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan dan menambah pengetahuan para pegawai Lapas, jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, baik di dalam Lapas ataupun tempat lainnya.

“Ya, hal ini kita lakukan, agar pegawai Lapas kita bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan ketika seandai bila terjadi kebakaran sehingga dapat meminimalisir dampak kerugian, baik materil maupun jiwa,” kata Luhur

Ditambahkanya, dalam giat tersebut para pegawai Lapas Kelas II B Arga Makmur diberi berbagai simulasi yang dilakukan, seperti di antaranya, memadamkan api dengan cara tradisional menggunakan karung goni yang telah diberikan air. Kemudian memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Selain teori, para pegawai kita juga langsung praktek terkait bagimana cara memadamkan api, serta cara mengevakuasi warga binaan sesuai SOP,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Luhur juga menyampaikan, selain melakukan simulasi tanggap darurat kebakaran, pihaknya juga memberikan pelatihan kepada pegawainya bagaimana cara menggunakan senjata dalam melakukan pengamanan di dalam lapas.

“Selain itu juga kita memberikan pelatihan bongkar pasang senjata kepada pegawai kita dan hal ini kita bekerjasama dengam pihak Kodim 0423/BU,”terangnya.

Sementara itu, Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar BU M Firdaus berharap, dengan adanya simulasi ini, semua ppetugas Lapas kelas II B Arga Makmur, tidak panik jika seandainya terjadi kebakaran. Seandainya terjadi tentu mereka sudah tahu harus mengambil langkah-langkah apa dalam mengahadapi kebakaran, mulai dari cara memadamkan api hingga evakuasi.

“Tentu dengan adanya simulasi ini kitabharap para pegawai lapas sudah dapat mengetahui dan bagaimana cara memeadamkan api hingga evakuasi sesuai SOP apabila terjadi kebakaran,”tandasnya.(127)

 







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*