Kuota Jamkesda Ditambah

Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, dr Hery Kurniawan.

 

BENTENG,bengkuluekspress.com – Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengusulkan penambahan kuota penerima jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) tahun 2021. Penambahan yang diajukan sebanyak 2.000 kuota.
“Dalam sistem perencanaan penganggaran daerah tahun 2021, Dinkes Benteng mengusulkan pembiayaan Jamkesda menjadi 12 ribu jiwa dari yang saat ini hanya 10 ribu jiwa. Artinya, ada peningkatan lebih kurang 2 ribu jiwa,” kata Kepala Dinkes Benteng, Ns Gusti Miniarti SKep MH, melalui Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, dr Hery Kurniawan.

Lebih lanjut, Hery menuturkan, usulan masih dalam pembahasan dan belum final. Sebab itulah, usulan bisa bisa diakomodir agar lebih banyak lagi warga kurang mampu dapat menerima layanan jaminan kesehatan nasional (JKN). Dari hasil perhitungan, anggaran yang harus disiapkan Pemda Benteng untuk mengakomodir kuota Jamkesda untuk 12 ribu jiwa kurang lebih Rp 5,4 miliar. Selain itu, Pemda
“Mudah-mudahan angka tersebut angka minimal yang dianggarkan Pemda untuk membantu masyarakat yang terkendala kedalam akses pelayanan JKN,” jelasnya.

Selain itu, Hery menyampaikan, warga kurang mampu bisa mendapatkan layanan Jamkesda dengan melengkapi beberapa persyaratan. Dimulai dari, surat keterangan warga kurang mampu dari Pemerintah Desa atau Kelurahan yang diketahui Pemerintah Kecamatan setempat serta surat rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Benteng dan disampaikan ke Dinkes Benteng.
“Setelah lengkap, nanti akan dilakukan verivikasi oleh BPJS Kesehatan. Jika tak ada kendala dengan administrasi kependudukan (Adminduk), Insya Allah terakomdir,” pungkas Hery.(135)