Kuota Haji Kaur Hingga 2036

DAFTAR: Beberapa warga saat kunsultasi terkait pendaftaran haji dengan Kasi PHU Kemenag Kaur, Selasa (4/1).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Bagi masyarakat Kabupaten Kaur yang ingin mendaftar haji tahun 2022 ini, dipastikan baru bisa berangkat tahun 2036 mendatang. Itupan saat ini hanya tersisa sekitar 66 kursi lagi dan diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang porsi keberangkatan tahun 2036 sudah terpenuhi.

“Daftar tunggu haji kita kini 16 tahun dan kalau masyarakat daftar tahun ini maka masuk nomor porsi tahun berangkat 2036,” kata Kepala Kemenag Kaur, Irawadi SAg MH melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Bujang Ruslan MPd, Selasa (4/1).

Dikatakan Bujang, dimana untuk kuota haji 2035 sudah full dengan total waiting list mencapai 1.690 orang. Dimana dampak dari tundanya pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 berakibat bertambahnya waktu daftar bagi CJH. Nah untuk kuota haji Kaur kini telah normal dan setiap tahunnya Kabupaten Kaur mendapatkan kuota 106 orang calon. Lamanya antrean haji ini karena semakin tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

“Setiap tahun lamanya masa tunggu semakin naik. Tahun depan diprediksi akan naik lagi angka masa tunggu itu. Untuk tahun 2036 ini yang daftar sudah 40 dan tinggal menyisakan kuota 66 orang lagi, nah kalau kuota sudah penuh terpaksa masyarakat yang daftar di tahun 2037,” terangnya.

Ditambahkannya, lamanya daftar tunggu haji ini. Ia mengimbau untuk masyarakat Kaur yang ingin daftar haji, agar dapat segera mendaftarkan diri ke Kemenag Kaur, sehingga 16 tahun mendatang sudah bisa berangkat haji. Juga daftar gaji kini sudah bisa online dengan melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

“Untuk warga yang sudah daftar dan ingin mengetahui keberangkatannya bisa dibuka diinternet diestimasi tahun keberangkat haji. Bagi warga yang ingin daftar naik haji sekarang, harus setor uang awal dan syaratnya harus membawa e-KTP dan KK asal Kabupaten Kaur,” tandasnya. (618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*