KPI Pusat Perkuat Kelembagaan KPID Bengkulu

Foto Suary/BE : Suasana pertemuan komisioner KPI Pusat dan KPID Bengkulu bertempat di aula KPID Bengkulu.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Irsal Ambia selaku Koordinator Bidang Kelembagaan melakukan pertemuan dengan jajaran Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Irsal Ambia mengatakan, kunjungan ini dalam rangka penguatan kelembagaan komisioner KPID Bengkulu pasca dilantik 2 bulan lalu. “Kegiatan ini upaya KPI pusat untuk memperkuat kelembagaan KPID di daerah, saat ini di Bengkulu karena pengurus yang baru terbentuk lebih kurang 2 bulan yang lalu,” ungkap Irsal, Selasa (21/6).

Irsal juga menyampaikan keberadaan KPID sangat penting dalam upaya mendukung berbagai program pemerintah serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Lembaga Penyiaran sehingga harus terus dilakukan penguatan bagi komisioner baru.

“Kita harap keberadaan KPID Bengkulu bisa semakin kuat untuk mendukung program pemerintah serta melakukan pelayanan publik, pembinaan dan pengawasan,” jelas Irsal.

Disisi lain Ketua KPID Provinsi Bengkulu Alberce Rolando Thomas menyampaikan ada begitu banyak saran dan masukan yang diberikan kepada mereka salah satunya agar KPID Bengkulu bisa menggelar pelatihan secara rutin untuk meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) untuk Lembaga Penyiaran untuk menghadapi digitalisasi, serta untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga Penyiaran baik lokal maupun nasional.

“Saran dan masukan dari KPI Pusat dengan KPID Bengkulu, agar sering melakukan pelatihan untuk meningkatkan SDM di daerah baik TV dan Radio serta meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga Penyiaran baik lokal maupun nasional, untuk menghadapi digitalisasi yang saat ini sudah dimulai,” jelas Alberce.

Selain itu ada dua hal penting yang menjadi tugas bagi KPID Bengkulu, pertama melakukan pembinaan Lembaga Penyiaran khususnya Radio yang saat ini seperti mati suri karena kesulitan dalam memperoleh pendanaan. kedua berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengawal migrasi TV Analog dan TV digital yang sempat tertunda di Bengkulu.

“Kami selain melakukan pengawasan tentu kami akan melakukan pembinaan seperti Radio yang saat ini seperti mati suri kemudian Migrasi dari TV analog dan TV digital yang sempat tertunda tentunya menjadi tantangan bagi kami sendiri, untuk saat ini kita akan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah,” beber Alberce.(CW2/Suary).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*