Kepsek & Guru Muda

SMPN Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara merupakan sekolah kepala sekolah berusia paling muda se-Kabupaten Seluma. Kepala sekolahnya, yakni Jontiono Yahardi SPd yang biasa disapa murid-muridnya Pak Juntak. Umurnya baru 33 tahun tapi dinilai Dispendik sejak beberapa waktu lalu sudah mampu memimpin sekolah menengah itu. Tak hanya kepala sekolahnya, di sekolah yang berada di desa terpencil berlokasi di bawah bukit barisan yang dikenal sebagai desa tempat Pencangan Indonesia Menyala itu, guru di sekolah tersebut juga relatif berusia muda. Dari jumlah 6 orang tenaga guru yang ada, usia guru paling senior hanya kelahiran tahun 1977.

Pak Juntak mengakui perihal menarik tersebut. Menurut dirinya pribadi, penempatan guru-guru berusia muda di sekolah terpencil tersebut merupakan kebijakan yang baik yang diambil oleh Dispendik Seluma. Pasalnya, untuk bisa mencapai lokasi sekolah dari desa-desa lain atau berangkat ke pusat kecamatan maupun ke Tais untuk keperluan yang berkaitan dengan sekolah, guru harus mempunyai energi ekstra keras. Persoalannya, jalan akses Lubuk Resam-Puguk-Tais sepanjang puluhan kilometer kini kondisi sudah sulit dilintasi. Jalan menuruni lembah, mendaki bukit berikut dengan tebing-tebing yang curam menambah sulitnya menjangkau sekolah tersebut. (444)