Kenalkan Restorative Justice Pada Mahasiswa

TRI/BE – Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Heri Jerman

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Peringatan Hari Bakti Adhyaksa Ke 62 tahun 2022, Kejaksaan Tinggi Bengkulu memberikan edukasi terhadap mahasiswa yang ada di Bengkulu terkait program Restorative Justice (RJ).

Ratusan mahasiswa yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi ini diberikan pemahaman terkait program RJ yang saat ini telah berjalan dilingkungan masyarakat yang dalam hal ini tengah tersandung kasus hukum atau tindak pidana.

Dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Heri Jerman, program RJ yang dibentuk oleh Kejaksaan RI ini akan terus disosialisasikan hingga masyarakat paham akan kehadiran program RJ ini sangat membantu serta memberikan rasa keadilan dalam penegakan hukum.

“Sosialisasi program RJ ini dilakukan agar masyarakat khususnya mahasiswa dapat memahami tujuan dari progran RJ tersebut, yang mana muara dari program ini adalah memberikan keadilan serta kemanfaat terhadap perkara-perkara yang terjadi antara korban dan pelaku dapat melakukan perdamaian,” kata Heri Jerman, Rabu (13/7) pada bengkuluekspress.com

Sementara itu, sejalan dengan program RJ yang dilakukan dilingkungan Kejati Bengkulu. Heri Jerman menyebutkan sedikitnya sudah memberikan RJ atau pemberhentian tuntutan perkara pada 32 kasus.

Dari 32 tersebut, terhitung per bulan Mei hingga Juli sudah menyelesaikan perkara melalui RJ sebanyak 18 kasus. Pemberian RJ yang didasari dengan dilakukan perdamaian antara pihak korban dan tersangka dilakukan tanpa ada paksaan.

“Untuk perkara yang ditangani melalui RJ ini sudah ada 32 perkara dilingkungan Kejati Bengkulu. Sedangkan untuk periode bulan Mei-Juli sebanyak 18 perkara sudah kita hentikan dengan Restorative Justice yang diputuskan oleh kejaksaan agung,” tutup Heri Jerman. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*