Kejari Lebong Hentikan Perkara Pengancaman

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kejaksaan Negeri Lebong menghentikan tuntutan perkara berdasarkan keadilan restoratif terhadap tersangka Sumadi warga Desa Suka Bumi Kecamatan Lebong Sakti Kabupaten Lebong, Jumat (1/7).

Tersangka Sumadi sebelumnya terlibat kasus pengancaman dengan senjata tajam berjenis parang yang dilakukan pada rekannya bernama Tarmizi.

Disampaikan Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani, kasus ini bermula saat tersangka dan korban serta saksi-saksi lainnya yang akan menjemur padi hasil panennya di tempat penggilingan padi milik tersangka Sumadi.

Saat itu, korban Tarmizi hendak menjemur padi miliknya sebanyak 25 karung dihalaman penggilingan padi milik tersangka. Namun, saat korban Tarmizi akan meminta izin pada tersangka, terlibat aksi cekcok antara keduanya.

Saat itupula, tersangka Sumadi langsung mencabut parang tersebut dari sarungnya, lalu tersangksa Sumadi mengarahkan parang dengan posisi mata pisau mengarah ke arah Tarmizi. Tarmizi yang merasa nyawanya terancam dan takut akan dibunuh langsung meninggalkan tempat kejadian.

“Benar jadi Kejari Lebong memberikan penghentian tuntutan terhadap tersangka Sumadi lantaran keduanya telah kita mediasi dan sepakat untuk berdamai,” kata Ristianti Andriani.

Tidak hanya itu, beberapa alasan yang bisa dilakukan untuk mendapat restorative justice juga telah dipenuhi oleh tersangka.

Sehingga, Kejari Lebong melalui Kejati Bengkulu mengajukan RJ pada Jampidum Kejagung RI untuk memberikan penghentian tuntutan terhadap tersangka Sumadi.

“Keduanya telag sepakat berdamai dan tersangka ini juga sebelumnya belum pernah terlibat tindak pidana serta ancaman yang dikenakan pada tersangka dibawah 5 tahun. Sehingga untuk kasusntersangka kita beri RJ,” tutup Ristianti Andriani. (TRI)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*