Kejari Bengkulu Bakar Barang Bukti Hasil Sitaan

Ist/BE – Pemusnahan barang bukti hasil sitaan kejaksaan di Kejari Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kejaksaan Negeri Bengkulu melakukan pemusnahan terhadap barang bukti hasil tindak pidana yang telah memiliki hukum tetap dalam proses penangananya, pada Selasa (5/7) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Yunitha Arifin melalui Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkulu Riky Musriza, mengatakan, pemusnahan ini dilakukan berdasarkan pasal 46 KUHAP ayat (2) yang mana apabila perkara sudah diputus maka benda yang dikenakan penyitaan harus dimusnahkan agar tidak dapat dipergunakan lagi.

Ia menambahkan, pemusnahan ini dilakukan terhadap berbagai barang bukti hasil sitaan Kejaksaan Negeri Bengkulu seperi narkotika golongan I jenis sabu dan ganja. Lalu tembakau gorila, pil ekstasi, dan pil samcodin.

Tidak hanya itu, barang bukti lainnya yang ikut dimusnahkan seperti handphone, kosmetik ilegal, timbangan elektronik, serta senjata api dari 105 perkara yang ditangani.

“Untuk pemusnahan barang bukti ini kita lakukan berbagai cara. Ada yang kita bakar, kemudian kita potong dan ada juga barang bukti yang kita tanam,” kata Riky Musriza.

Riky juga menjelaskan pemusnahan barang ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi adanya penyimpangan serta penyalahgunaan barang bukti yang dilakukan oleh oknum aparat dari kejaksaan serta memanimalisir kemungkinan adanya penggelapan barang bukti.

Selain itu, kegiatan pemusnahan barang bukti juga menjadi salah satu agenda penting dalam dilingkup kejaksaan karena telah berhasil menuntaskan penanganan terhadap suatu perkara.

“Setiap tahun kita lakukan pemusnahan, kalau barang buktinya banyak bisa kita lakukan 3 kali dalam satu tahun,” tutup Riky Musriza.

Adapun beberapa barang bukti yang dilakukan pemusnahan oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu diantaranya, Narkotika jenis sabu seberat 45,09 gram, ganja 245,07 gram, tembakau gorila 124,47 gram, pil ekstasi 35 butir telah menjadi bubuk, pil samcodin 3490 butir, kosmetik ilegal 962 pcs, timbangan elektronik 24 unit, handphone 15 unit, dan senjata api 1 pucuk. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*