Kebakaran Khatulistiwa Murni Musibah

TRI/BE – Dinas pemadam kebakaran Kota Bengkulu saat melakukan pemadaman dalam peristiwa kebakaran di toko new khatulistiwa

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pasca dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak Sat Reskrim Polres Bengkulu bersama tim laboraturium forensik Polda Sumatera Selatan, pihak Polres Bengkulu masih menunggu hasil sampel yang beberapa waktu lalu telah dibawa tim lab forensik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran di toko New Khatulistiwa.

Beberapa sampel yang dibawa oleh tim lab forensik Polda Sumatera Selatan diantaranya, membawa sampel dua bungkus instalasi listrik ,  tiga bungkus sampel abu arang dan satu kantong platik sampel swab roling door depan pintu toko new khatulistiwa.

AKBP Andi Dady selaku Kapolres Bengkulu menuturkan, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan tim lab forensik Polda Sumatera Selatan terkait hasil sampel kebakaran yang menghanguskan bangunan empat lantai toko New Khatulistiwa Selasa (23/11) lalu.

Sedangkan untuk hasil sementara dari informasi yang didapat oleh tim di lapangan saat olah TKP, api berasal dari korseleting listrik yang tepatnya berada di etalase depan toko.

“Hasil sementara belum ada dan masih diteliti oleh pihak laboratorium forensik Polda Sumsel.
Tapi dugaan sementara api ada di dekat etalase semacam konslet kabel dan itu terlihat dari adanya kabel terbakar,” kata AKBP Andi Dady.

Namun mantan Kasubdit Jatanras Polda Bengkulu ini mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan kepastian terkait api berasal, lantaran pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari pihak lab forensik Polda Sumsel.

“Tapi untuk kepastiannya kita harus menunggu dua minggu dari lab forensik Polda Sumsel,” sambungnya.

Disisi lain, ditambahkan AKBP Andi Dady. Peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan pusat perbelanjaan yang berada diruas jalan KZ Abidin 1 Kota Bengkulu ini murni karena kebakaran dan tidak ada unsur kesengajaan.

“Dugaan sementara murni kebakaran dan tidak ada unsur pidananya,” tutup AKBP Andy Dady. (Cw1)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*