Kasus di Ayu Ting-ting, Pudi Hartono: Harus Mendapat Perhatian Serius dari Walikota 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono turut angkat bicara terkait adanya korban jiwa diduga akibat mengkonsumsi minuman beralkohol di karaoke Ayu Ting-Ting beberapa waktu lalu.

Politisi PKS ini menekankan agar Walikota turun langsung memberikan statement atas kasus yang sudah menelan korban jiwa ini. Sesuai dengan visi misi religius dan bahagia, harusnya kasus ini mendapat perhatian serius dari walikota sendiri.

Pudi juga meminta Pemkot Bengkulu membentuk tim khusus untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol di dalam Kota Bengkulu berikut soal izin peredarannya yang masih menimbulkan tanda tanya. Terlebih lagi terkait kasus yang menimpa 3 korban beberapa waktu lalu berdasarkan informasi yang didapat merupakan minuman beralkohol oplosan yang diracik tanpa standar yang jelas.

“Kita minta peredaran minuman beralkohol ini betul-betul diawasi, dari peredarannya, perizinannya dan lain-lain. Jangan sampai beredar luas tanpa ada kontrol dan standarisasi yang jelas pemasarannya. Kita lihat anak-anak kalau malam nongkrong dipinggir jalan sambil minum minuman keras, penjualannya juga masih sangat bebas. Ini kan membuktikan belum ada penanganan serius dari pemkot apalagi untuk menunjang Kota Bengkulu religius dan bahagia,” ungkap Pudi, Rabu (29/06).

Ia melanjutkan Dinas terkait harus segera menertibkan titik-titik penjualan minuman beralkohol yang tak mengantongi izin dan menjual kepada pembeli dengan klasifikasi khusus. Pemberian sanksi tegas juga harus dilakukan kepada penjual miras tanpa izin supaya memberikan efek jera terhadap pelaku.

Kasus yang terjadi di tempat hiburan karaoke Ayu Ting-Ting tersebut menjadi perhatian khusus oleh masyarakat dan para wakil rakyat karena sudah menelan korban jiwa. Diharapkan dengan adanya pengetatan peredaran minuman beralkohol di Kota Bengkulu, kejadian serupa tak terulang kembali dan target menjadikan Kota Bengkulu religius dan bahagia perlahan bisa tercapai.

Sementara terkait kejadian meninggalnya para korban, pihak manajemen karaoke Ayu Ting-Ting sudah memberi klarifikasi jika ketiga korban tidak membeli minuman di tempat karaoke tersebut dan memang tak menjual minuman sejenis itu di tempat hiburannya, melainkan korban membawa minuman tersebut dari luar dengan cara diselundupkan. Selain itu pihak manajemen juga menegaskan ketiga korban tidak meninggal di room karaoke Ayu Ting-Ting dan salah satu dari korban bukan merupakan PL yang diperkerjakan di Karaoke Ayu Ting-Ting. (Imn)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*