Kapolda Minta Pelaku Pembunuhan Menyerah

FOTO TRI/BE – Dua anak korban saat melaporkan kasus pembunuhan yang dialami ayahnya SE (45) ke Polda Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Penyidik Polda Bengkulu melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bengkulu telah mengantongi identitas tersangka kasus pembunuhan terhadap korban SE (45), perangkat desa di Desa Lubuk Unen Baru Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah.

Saat kejadian korban tengah menjalankan tugasnya di kantor desa. Namun, nasib malang menimpa dirinya, SE (45) harus menerima luka tusukan di bagian tubuhnya yang mengakibatkan dirinya harus meregang nyawa di kantor desa tersebut.

Atas kejadian ini, pelaku pembunuhan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bengkulu dan tengah dilakukan pengejaran.

Direktur Ditreskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan, terhadap tersangka sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sedangkan untuk pelaku sendiri, sambung Kombes Teddy adalah orang desa itu sendiri namun bukan bagian dari perangkat desa tersebut. Adapun motif pembunuhan itu ialah pemerasan yang kemudian timbul tindakan pengancaman.

“Kita sudah tetapkan DPO 1 orang. Motifnya melakukan pemerasan dan timbul pengancaman,” sambungnya.

Terpisah, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Guntur Setyanto juga memberikan asistensi khusus atas pembunuhan perangkat desa yang terjadi pada bulan juli lalu.

Bahkan, Jenderal bintang dua ini meminta agar tersangka pembunuhan ini untuk segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Hal tersebut dikatakan Kapolda Bengkulu melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno.

“Untuk pelaku pembunuhan di Benteng kita kejar sampai dapat. Untuk pelaku kita minta untuk menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutup Kombes Pol Sudarno.

Diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi beberapa bulan lalu dan telah dilaporkan oleh anak korban ke Polres Bengkulu Tengah. Namun tidak adanya perkembangan atas laporan tersebut, anak korban lalu mendatangi Polda Bengkulu guna mempertanyakan perkembangan kasus serta melaporkan kembali kejadian penganiayaan serta pembunuhan yang dialami oleh sang ayah.(cw1)