Jembatan ‘Makan’ Korban

MUKOMUKO, BE– Jembatan beton di jalan lintas barat (Jalinbar), tepatnya di Desa Pulau Baru, Kecamatan Ipuh, Jumat (27/1) malam merenggut jiwa. Korbannya Yoga Fernando (16), anak baru gede (ABG) asal Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Rumbai. Dia diduga tewas di tempat setelah jatuh dari jembatan dengan ketinggian sekitar 6 meter. Peristiwa yang menghebohkan warga itu terjadi sekitar pukul 22.40 WIB. Belum diketahui secara pasti kronologis sebenarnya. Namun informasi yang berhasil dihimpun, malam itu Yoga bersama rekan-rekannya bermaksud menonton pasar malam di Desa Pulai Payung, Ipuh. Hanya saja, sebelumnya mereka bermaksud nongkrong dulu di jembatan tersebut. Saat tiba di lokasi, rekan-rekannya mulai mencari tempat untuk nongkrong, yakni besi jembatan yang digunakan untuk duduk dan bersandar. Naasnya, saat ingin menyandarkan badannya ke besi itu, diduga posisi Yoga tidak tepat sasaran, sehingga dia pun terjatuh dan kepalanya terbentur plang jembatan sebelum terjebur ke dalam sungai. Pada malam itu di lokasi jembatan tengah gelap.
Rekan-rekan Yoga yang mengetahui temannya jatuh, akhirnya memberikan bantuan dengan cara menggunakan perahu mencari rekannya tersebut dan menyelam. Sedangkan beberapa ABG lainnya memberitahu kepada warga sekitar. Alhasil, selang beberapa menit, Yoga berhasil ditemukan tak jauh dari TKP, yang diduga sudah tak bernyawa. Oleh rekannya bersama warga sekitar pun Yoga langsung dibawa ke Puskesmas rawat inap Ipuh.

Kepala Puskesmas Ipuh, dr Yuli ketika dikonfirmasi BE membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yuli, luka yang dialami Yoga ditemukan pada kepala bagian belakang yang diduga diakibatkan benturan dan kaki mengalami luka lecet. “Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga almarhum terbentur besi jembatan tepat di kepala bagian belakang yang menyebabkan almarhum mengeluarkan darah segar dan meninggal dunia,” jelasnya. Tambah Yuli sekitar pukul 23.30 WIB jenazah korban dibawa pihak keluarganya ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Ungkap Yuli. Camat Ipuh, Jonaini Ramli membenarkan kejadian tersebut. Menurut Camat ABG asal Kecamatan Sungai Rumbai itu diketahui salah seorang siswa MTS Ipuh, ia diduga terjatuh dan kepalanya membentur semen dan besi jembatan. “ Setahu saya, korban itu menggunakan sepeda motor bersama rekan-rekannya. Saat tiba di di jembatan ia berhenti, entah bagaimana ia terjatuh. Dan, anak itu dibantu oleh rekan-rekannya,” katanya. Diakui Camat, jembatan Pulau Baru yang dinamakan Sungai Muar itu kerap dijadikan ajang nongkrong ABG pada malam hari, meskipun kondisinya gelap. Kades Gajah Mati Bahrun juga membenarkan salah seorang warganya atas nama Yoga meninggal dunia, dikarenakan diduga jatuh di jembatan desa Pulau Baru, Ipuh. Jenazah almarhum telah dimakamkan kemarin (28/1) sekitar pukul 11.00 WIB di TPU desa Gajah Mati, Sungai Rumbai. (900)