Jalan Ringroad Butuh Dana Rp 200 Miliar

KEPAHAING, BE – Pengerjaan jalan lingkar (ringroad) di Kepahiang memang mulai digulirkan. Namun pembangunannya diprediksi tidak akan berlangsung mulus. Lantaran dana yang dibutuhkan tidak sedikit mencapai Rp 200 miliar. Solusinya pembangunan ringroad dibuat dalam tiga tahap hingga tuntas tahun 2014 mendatang.

“Untuk tahun ini dianggarkan sebesar Rp 15 miliar. Angka itu terinciĀ  pembangunan jalan Rp 4 miliar dan jembatan Rp 11 miliar,” ujar Kadis PU Kepahiang Effredi Dameri ST kemarin sewaktu melakukan sidak pengerjaan jalan ringroad di Desa Tebat Monok Kepahiang.

Dikatakannya, saat ini pengerjaan pembukaan jalan ringroad tersebut sudah mencapai panjang 2 Km dari total panjang jalan 5 Km yang nantinya akan tembus di depan Kantor DPRD Kepahiang. Kendala curah hujan yang tinggi di Kepahiang dan permukaan pegunungan yang dilalui ringroad ini banyak terdapat bebatuan menyulitkan para kerja untuk mempercepat pengerjaan pembukaan jalan tersebut.

“Target kita pada Desember mendatang jalan ini sudah harus tembus walaupun beberapa ruas jalan masih banyak yang harus diratakan,” kata Efredi.

Menurutnya, besaran anggaran pembangunan ringroad ini akan dibantu Kementrian PU. Karena ringroad ini sendiri merupakan jalan nasional dan tentunya akan mengenai anggarannya akan mendapat suport pusat.

“Peningkatan jalan dan kekurangan anggaran dalam pembangunan jalan ini akan dibantu dari pihak Kementrian karena status jalan ini nantinya merupakan jalan nasional,” jelasnya.(505)