Jaksa Tahan DPO Perusakan Lahan PT Hasfram

Ist/BE – JPU Pidum Kejati Bengkulu melakukan pelimpahan berkas terhadap tersangka perusakan lahan PT Hasfram

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Tersangka kasus perusakan lahan PT Hasfram berinisial MH yang sebelumnya sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) beberapa waktu lalu akhirnya ditahan pihak Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Akhir dari persembunyian tersangka MH diketahui oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bengkulu yang kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka MH.

Setelah beberapa waktu mendekam di Rutan Polda Bengkulu, akhirnya penyidik Polda Bengkulu melakukan pelimpahan berkas dan juga tersangka ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Dikatakan Kasi Penkum Kejati Bengkulu Ristianti Andriani, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas tahap dua perkara perusakan lahan milik PT Hasfram.

Dari pelimpahan berkas tersebut, JPU Kejati Bengkulu akan melakukan penelitian terhadap berkas perkara yang kemudian akan dilanjutkan dengan pelimpahan berkas pada Pengadilan Negeri Bengkulu.

“Berkas perkara pengerusakan lahan PT Hasfram dengan tersangka MH sudah diserahkan dari penyidik Ditreskrimum Polda Bengkulu ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Nanti kita akan teliti hingga 20 hari kedepan,” kata Ristianti Andriani, Kamis (7/7).

Selanjutnya, dengan pelimpahan berkas perkara tersebut. Tersangka MH menjadi tahanan jaksa yang kemudian akan dilakukan persidangan di Pengadilan Negeri Bengkulu apabila berkas dinyatakan lengkap.

“Kalau semua sudah dinyatakan lengkap, tersangka MH akan segera kita limpahkan untuk disidangkan,” tutup Ristianti Andriani.

Diketahui sebelumnya selain tersangka MH, ada 6 tersangka yang ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Bengkulu pada tahun 2021 lalu dan telah menjalani persidangan dan sudah inkrah. Sementara terhadap tersangka MH dijerat pasal 170 ayat 1 KUHP atau pasal 406 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KHUP. (TRI).