Jadikan Bendungan Irigasi Obyek Wisata, Bentuk Pokdarwis

BENDUNGAN: untuk mengoptimalkan bendungan ini menjadi obyek wisata dibentuk Pokdarwis.

SEGINIM, bengkuluekspress.com – Kepala Desa Babatan Ilir, Seginim, Suprateman mengaku akan berupaya memaksimalkan potensi wisata di desanya. Pasalnya di desanya ada bendungan irigasi. Bendungan ini mengairi ribuan hektar sawah di wilayah Kecamatan Seginim. Oleh karena itu dibentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

“Nanti bersama Pokdarwis mengelola obyek wisata tersebut agar lebih indah dan semakin menarik minat warga untuk mengunjunginya,” katanya.

Dikatakan Suprateman, bersama Pokdarwis nanti, pihaknya berencana membangun tempat olahraga seperti lapangan bola voli dan lapangan futsal. Sehingga nanti warga akan ramai berdatangan ke dekat bendungan tersebut untuk berolahraga dan menikmati suasana keindahan di sekitar bendungan.

“Kita akan bertahap, anggarannya bersumber dari Dana Desa, mudah-mudahan nanti Desa Babatan Ilir menjadi desa wisata,” ujarnya.

Ditambahkan ketua Pokdarwis Hijau Daun Berseri, Haris mengarakan, saat ini pihaknya bersama pemerintahan desa setempat mulai menanami tanaman hias atau bunga dan tanaman buah-buahan di sekitaran jembatan. Hal itu untuk mempercantik di daerah tersebut.

“Sebagai desa wisata nanti di dekat bendungan bisa menjadi pusat pembinaan pemuda dan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Ditambahkannya, keberadaan bendungan milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII dalam wilayah Babatan Ilir tentu berpengaruh strategis bagi desa tersebut. Sebab selain aksesnya tidak jauh dari jalan raya, juga pusat pengairan irigasi. Dengan begitu nantinya tinggal dipoles sedikit, tanpa merubah fungsi pokoknya, maka bakal memberi keuntungan lumayan besar bagi Babatan Ilir dan desa lainnya yang memiliki wilayah di area benduangan tersebut.

“Mudah-mudahan nantinya bisa menjafi obyek wisata alternatif dan memberikan manfaat positif bagi warga desa kami dan desa sekitar,” harap Haris. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*