Jadi Pengedar dan Kurir Narkoba, 4 Pemuda Diciduk

Ist/BE – Tangkapan layar penangkapan subdit 3 Ditresnakroba Polda Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu kembali menangkap para pengedar dan juga kurir narkoba yang akan melakukan transaksi narkoba di wilayah hukum Polda Bengkulu.

Dikatakan Direktur Ditresnarkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol Roh Hadi. Penangkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda dengan orang yang diamankan sebanyak tujuh orang.

Namun dari tujuh orang yang diamankan, dari hasil pemeriksaan penyidik Ditresnarkona Polda Bengkulu empat orang diantaranya terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika jenis ganja maupun sabu.

“Jadi subdit 3 mengamankan 7 orang tapi yang terbukti 4 orang. Dari 4 orang itu sudah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan penahanan di rutan Polda Bengkulu,” kata Kombes Pol Roh Hadi, Rabu (29/6).

Ia menyebutkan pelaku yang saat ini telah diamankan adalah TR (19) warga Singaran Pati Kota Bengkulu, RA (23) warga Sungai Serut Kota Bengkulu, RF (18) warga Singaran Pati Kota Bengkulu dan AF (24) warga Kampung Melayu Kota Bengkulu.

Sementara itu untuk kategori tersangka yang melakukan penyalahgunaan narkotika adalah para pengedar dan kurir. Dimana setiap pengantaran barang haram itu para tersangka diberi imbalan berupa uang. Tidak hanya itu, peran tersangka lainnya setelah membeli barang haram tersebut kembali dijual ke orang lain.

“Barang bukti yang kita amankan ada ganja dan ada juga sabu. Tersangka ini pada saat ditangkap itu sedang mau transaksi dan mereka berkumpul,” ungkapnya.

Dijelaskan Kombes Pol Roh Hadi, peran masing-masing tersangka berbeda beda. Seperti tersangka TR yang ditangkap saat akan mengantarkan narkotika jenis ganja dengan menggunakan sepeda motor jenis N-MAX. Dari penangkapan itu pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa 1 paket ganja dibungkus kertas yang disimpan di dalam jok motor. Dari pengantaran ganja itu, tersangka TR menerima upah Rp. 200 ribu.

Lalu tersangka RA yang ditangkap bersamaan dengan tersangka TR, ditemukan 1 paket ganja yang disimpan di dalam sarung dengan menerima upah sebesar Rp.50 ribu.

Kemudian dua pengedar yakni tersangka RF, ditemukan 1 paket ganja yang didapat dari salah seorang yang berasal dari Kabupaten Empat Lawang dan terakhir AF yang mengaku membeli narkotika jenis sabu sebanyak 1 paket dengan harga Rp.500 ribu oleh seseorang berinisial UJ.

Atas perbuatan tersangka, keempatnya dijerat pasal Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Selain mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja dan sabu kita juga amankan handphone dan uang tunai milik tersangka dan saat ini sumber barang bukti itu masih terus kita kembangkan,” tutup Kombes Pol Roh Hadi. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*