Irigasi Jebol Segera Dibangun

TUBEI, BE- Jebolnya Bangunan Ketahun KM 20 (BK 20) di Desa Tunggang, 3 Desember 2011, akibat bencana alam, akhirnya ditanggapi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lebong. Dalam waktu dekat, kerusakan itu akan segera dibangun kembali. Sebab jika tidak, sekitar 80 hektar sawah di sekitar irigasi itu tidak dapat ditanami. Hal itu disampaikan Kepala Dinas PU Lebong Ir Syafrudin ABD melalui Kabid Pengairan Ferdinan Agustian ST kepada wartawan Rabu (22/2) di Tubei. Dikatakan Agustian, setelah mendapatkan laporan jebolnya BK 20, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera 7 Provinsi Bengkulu dan untuk BK 20 tersebut akan dibangun pada tahun 2012 ini. “Kita sudah melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera 7 Provinsi Bengkulu mengenai jebolnya BK 20 tersebut. Kemudian untuk realisasi pembangunannya insyaallah bulan Maret ini sudah eksen dikerjakan sebab belum lama ini untuk lelang sudah dilakukan untuk dana semuanya dana dari Depertemen Pekerjaan Umum,” jelas Agustian. Sebelumnya, Kepala Desa Tunggang Indra Jaya mengatakan akibat jebolnya Bak penampung saluran irigasi BK 20 Saluran Irigasi Air Ketahun sepanjang kurang lebih 50 meter mengakibatkan Ratusan Hektar Areal persawahan di Desa Tunggang Kecamatan Lebong utara, terancam tidak bisa melakukan turun tanam di awal tahun 2012 akibat sejumlah sawah tidak mendapatkan air. “Lokasi jebolnya irigasi ini, merupakan bak Penapungan dan tempat Pembagian Air untuk Areal persawahan desa tunggang. Jika tidak segera diperbaiki maka para Pemilik lahan yang sumber airnya dari BK 20 ini tidak bisa turun tanam. Penyebab jebolnya BK 20 ini karena Awal bulan dember kemaren curah hujan cukup tinggi dan imbasnya dinding BK 20 jebol dan tanah di sekitar BK 20 ini ikut hanyut,” tutur Indra.

Selain itu, unsur pimpinan Dewan beserta anggota yakni Waka I DPRD Lebong Ropi Elyan Joni SE, Ketua Komisi III M Gustiadi SSos dan Anggota Komisi II Syahirwanto SSos langsung melakukan sidak ke lokasi jebolnya BK 20 tersebut pada Jum’at (16/12/2011) lalu dan didampingi Kepala Desa Tunggang Indra Jaya. Dalam sidak tersebut, dikatakan Waka I DPRD Lebong Ropi Elyan Joni SE bahwa dengan jebolnya BK 20 tersebut pihaknya meminta Dinas-dinas terkait untuk cepat menanggapi hal tersebut, sebab jika tidak lebih kurang 80 hektar sawah disekitar irigasi tersebut tidak dapat melakukan turun tanam pada 2012 mendatang. “Kami minta kepada dinas terkait seperti Dinas PU, Dinas Pertanian, BPDB Lebong dan Dinas Provinsi untuk cepat menanggapi hal tersebut agar masyarakat yang memiliki sawah di wilayah tersebut dapat turun tanam pada 2012 ini. Selain itu, kepada Pemda Provinsi Bengkulu melalui Dinas terkait juga menanggapi hal tersebut. Sebab BK 20 tersebut merupakan proyek pembangunan provinsi,” kata Ropi. (777)