Hino Genuine Oil, Pelumas Mesin Berkualitas Tinggi

Jakarta, BE – PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) adalah salah satu produsen kendaraan komersial di Indonesia. Oleh karena itu, ia selalu memberikan produk terbaiknya, dengan membekali kendaraannya dengan pelumas yang berstandar khusus guna memberikan perawatan yang terbaik setiap kendaraannya.

Setiap mesin membutuhkan oli untuk bekerja dengan baik. Oli merupakan elemen penting untuk sebuah mesin.

Baik sintetis, semi-sintetik atau mineral, oli mesin memainkan banyak peran. Seperti untuk daya tahan tinggi, menghasilkan performa maksimal serta menghasilkan konsumsi bahan bakar yang rendah dan emisi gas buang yang baik.

Oli Mesin memiliki peran yang sangat vital untuk melumasi bagian – bagian mesin yang mengalami gesekan. Fungsi oli itu sendiri berfungsi sebagai pembersihan terhadap bagian – bagian mesin. Deposit mikroskopis akan menumpuk di mesin yang terdiri dari debu atau sisa pembakaran.

Tanpa oli mesin yang berkualitas, residu akan menyumbat mesin dan menurunkan performanya. Aliran oli mesin secara terus-menerus membawa kotoran ini ke filter oli, tempat kotoran tersebut terperangkap.

“Dampak oli mesin berkualitas rendah adalah membuat komponen lecet, engine noise, dan daya tahan buruk sehingga biaya pemeliharaan tinggi. Untuk itu kami hadirkan HGO yang sudah mengandung komponen aditif yang lengkap untuk kendaraan bisnis customer, dan pastikan selalu menggunakan Hino Genuine Oil agar bisnis lebih efisien,” ujar Santiko Wardoyo, COO-Director PT Hino Motors Sales Indonesia, Jumat (19/11).

Pelumas berkualitas tinggi, terbuat dari base oil dan aditif berkualitas tinggi. Hino Genuine Oil (HGO) sudah mengandung komponen aditif yang lengkap untuk kendaraan.

Terdapat 9 komponen aditif Hino Genuine Oil seperti friction modifier untuk melapisi permukaan logam dan mengurangi gesekan.

Oiliness agent yang memperkuat lapisan film pada oli dan anti wear mencegah keausan dan kerusakan pada komponen. Oli asli Hino juga dilengkapi anti corossion menjaga komponen tidak mudah korosi. Serta anti-oxidant mencegah oksidasi dan memperpanjang umur oli.

Pada Hino Genuine Oil terdapat juga detergents & dispersants menjaga mesin tetap bersih. Viscosity index improver menjaga stabilitas viskositas, antifoaming agents mencegah pembentukan gelembung busa, dan pour point depressant mempertahankan fluiditas pada suhu dingin.

Pada Hino Genuine Oil terdapat juga detergents & dispersants menjaga mesin tetap bersih. Viscosity index improver menjaga stabilitas viskositas, antifoaming agents mencegah pembentukan gelembung busa, dan pour point depressant mempertahankan fluiditas pada suhu dingin.

Pelumasan yang baik dan mumpuni, terbukti memberikan perlindungan terbaik bagi mobilnya, dimana mesin Hino Bus mampu melibas jalan Tol Trans Jawa, Jakarta – Surabaya (PP) tanpa masalah.

Dari data uji coba yang dilakukan, Hino Bus dengan kondisi kecepatan operasi diatas 100 km per jam yang digeber terus menerus, ternyata tetap stabil.

Temperatur oli mesin, dan rata-rata oli di mesin hampir sama atau tidak ada pengurangan, dan jauh dari batas titik nyala oli (±230°C).

Sementara laju pendinginan radiator Hino Bus, baik itu RN 285 dan R260 berkisar antara 25 – 30°C artinya menunjukan hasil yang lebih baik dari laju pendinginan radiator brand lain yang hanya berkisar 10°C walaupun mesin Hino memiliki kuantitas oli yang lebih sedikit.

Dalam pengetesan Hino Bus RN 285 & R 260 mendapatkan hasil konsumsi bahan bakar yang lebih baik, berkisar 11% untuk Hino Bus R 260 dan Hino Bus RN 285 di angka 7%.

Dari sisi operasional cost, perbandingan biaya ganti oli selama satu tahun juga lebih hemat seperti Hino Bus R260 lebih hemat 78% bila dibandingkan brand lain.

After Sales Director HMSI, Irwan Supriyono menambahkan, Hino punya teknologi khusus pada mesin yang memberikan efisiensi pendinginan hingga mwmbuat mesin tetap bekerja optimal.

“Hino memiliki lubang pelumasan pada Oil Gallery untuk mendinginkan piston. Ini akan meningkatkan efisiensi pendinginan dibandingkan dengan tipe piston tanpa oil gallery. Piston dengan cooling gallery, 50% panas dari piston akan ditransfer ke minyak pelumas,” kata Irwan di GIIAS.(edo)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*