Heboh! Debt Collector Tarik Mobil Nunggak di Depan Polres Bengkulu

TRI/BE- Keributan yang terjadi di depan Kantor Polres Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Keributan terjadi didepan Kantor Mapolres Bengkulu pada Rabu siang (13/7). Keributan yang diawali dengan suara teriakan maling ini membuat heboh dan menarik perhatian sejumlah masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah ditelusuri, teriakan tersebut berasal dari salah satu warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan bernama Yudha. Diketahui, Yudha tengah membawa sebuah mobil jenis Agya yang terparkir di depan Maporles Bengkulu. Seketika mobil tersebut dihampiri oleh pihak leasing yang bermaksud untuk menarik mobil tersebut.

Penarikan mobil tersebut menimbulkan keributan bahkan adu fisik antara keduanya. Bahkan, sejumlah personel Polres Bengkulu ikut turun tangan untuk melerai keduanya.

Diungkapkan pihak leasing yakni Horison, mobil tersebut telah menunggak selama 12 bulan pasca pembelian melalui kredit. Sejak pembelian, mobil tersebut baru membayar 8 bulan. Sehingga pihak perusahaan menurunkan surat untuk dilakukan penarikan.

“Mobil ini nunggak pegang gadai, sudah nunggak selama 1 tahun dan dari kontrak pertama baru 8 bulan bayar,” kata Horison pada bengkuluekspress.com

Sementara itu dari penjelasan Yudha, pemilik mobil tersebut adalah Baharudin. Baharudin dalam hal ini memiliki hutang sebesar Rp. 170 juta pada dirinya. Dari hutang tersebut, dibayar dengan menggunakan sertifikat tanah, sedangkan sisanya sebesar Rp.40 juta dibayarkan dengan satu unit mobil.

Sedangkan terkait permasalahan Baharudin pada pihak leasing dirinya tidak mengetahui. Sehingga, dirinya tidak mengizinkan pihak leasing menarik mobil tersebut.

“Pemilik mobil atas nama Baharudin memiliki hutang dengan saya. Dia menjaminkan mobil ini pada saya. Saya tidak tahu hubungannya dengan pihak leasing itu bagaimana,” tutup Yudha.

Atas keributan tersebut, pihak ketiga yakni leasing dan warga Lubuk Linggau tersebut dibawa ke Polres Bengkulu. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*