Hanya 2 Wilayah Bebas PMK di Bengkulu

foto IST/Suary : Rekapitulasi Kasus PMK provinsi Bengkulu yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terbaru pada tanggal 8 Juli 2022

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berkaki empat di Provinsi Bengkulu masih terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah meluas hingga Kabupaten Kaur.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu drh. M. Syarkawi., MT bahwa berdasarkan data terbaru timnya pada tanggal 8 Juli kemarin di Kaur tercatat sebanyak 16 kasus PMK.

“Di Kaur kita sudah temukan 16 kasus baru PMK,” ungkap Syarkawi, Senin (11/7).

Dengan adanya temuan baru tersebut tinggal dua wilayah yang belum terdeteksi PMK yaitu Kota Bengkulu dan Kabupaten Lebong.

Total kasus saat yang tercatat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu sejak pertama kali ditemukan hingga tanggal 8 Juli sebesar 1.530 kasus yang terdeteksi di 8 kabupaten.

Sedangkan untuk kasus sembuh tercatat sebanyak 209 kasus dari Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 169 kasus, Kabupaten Seluma 20 kasus dan Bengkulu Selatan 20 kasus dan kasus mati belum mengalami penambahan dari 2 kasus sebelumnya.

Sehingga secara total masih terdapat 1.318 kasus PMK aktif di Provinsi Bengkulu. “Total kasus yang tercatat terakhir kemarin 1.530 kasus, untuk kasus sembuh berjumlah 209 jadi sisa kasus aktif 1.318 kasus,” tutup Syarkawi.(CW2/Suary).

 



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*