DPRD Kota Bengkulu Minta BPN Segera Tuntaskan Polemik Perumahan Guru 

Iman/ BE – Rombongan dewan saat meninjau perumahan guru yang belum bisa diproses balik nama.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Komisi II DPRD Kota Bengkulu meminta BPN Kota Bengkulu segera mengurus proses sertifikat tanah warga yang sempat terkendala status lahan di Perumahan Guru, Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu.

Hal ini diketahui setelah Komisi II memanggil pihak BPN dan Lurah Kelurahan Lingkar Barat agar segera menyelesaikan persoalan lahan tersebut, Selasa (28/06).

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Nuzuludin mengatakan akan mengawal PBN dan pihak terkait lainnya untuk menyelesaikan proses penerbitan sertifikat tanah masyarakat perumahan guru tersebut. Ia juga mengingatkan agar kedepan pemda tidak lagi lalai dalam pencatatan aset atau mematenkan aset milik daerah.

“Selamat kepada warga perumahan guru Lingkar Barat yang saat ini sudah bisa mengurus penerbitan sertifikat. Kita dorong BPN untuk menyelesaikan hak-hak masyarakat dan tadi dari BPN menyatakan meminta waktu kurang lebih 3 bulan untuk menyelesaikan semuanya. Ada 46 KK di lokasi tersebut dan mudah-mudahan semuanya sudah terselesaikan tanpa kendala lagi,” ungkap Nuzuludin, Selasa (28/06).

Untuk diketahui, sebanyak 46 KK warga Perumahan Guru di Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu tidak bisa mengurus proses balik nama atas tanah yang mereka tinggali. Pihak BPN beralasan karena lahan tersebut statusnya tercatat masih milik Adreanto selaku pemilik tanah sebelum dijual ke Pemda Kota pada puluhan tahun silam. Beruntungnya Adreanto masih bisa dihubungi untuk diminta membuat surat pelepasan hak tanah sebagai acuan BPN menerbitkan sertifikat warga. (Imn)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*