DPK Gelar Audit Kearsipan

Meri Sasdi

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu tengah menjalakan audit internal dan eksternal sebagai Lembaga Kearsipan Daerah yang diawasi oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Untuk audit internal telah di sosialisasikan kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Audit Sistem Kearsipan Internal (Forum ASKI) pada bulan April lalu. Namun sampai saat ini, baru 20 OPD yang mengumupulkan berkas hasil audit internal. Sementara 21 OPD Pemprov yang belum mengumpulkan berkas tersebut.

“Di sini kemungkinan kami harus menjemput bolah, karena kemungkina disini ada kendalah di OPD tersebut untuk mengisi forum ASKI ini,” terang Kepala DPK Provinsi Bengkulu H Meri Sasdi MPd kepada BE, kemarin (11/7).

Dijelaskannya, pada tahapan audit kearsipan internal, DPK sudah melakukan verifikasi dokumen. Pada bulan Agustus mendatang ANRI akan ke Bengkulu untuk melakukan verifikasi hasil audit ini.

“Jadwalnya itu awal Agustus jika tidak ada perubahan. Karena sampai dengan bulan ini ANRI masih melakukan verifikasi dokumen kita di Jakarta,” tuturnya.

Sementara untuk audit eksternal, sudah 4 Kabupaten yang sudah dilakukan Verifikasi. Diantaranya Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Tengah, Kepahiang dan Kaur. Untuk 5 Kabupaten dan 1 Kota akan dilakukan di tahap kedua.

“Berkas di 5 Kabupaten dan 1 Kota itu sudah lengkap. Namun belum saja dilakukan verifikasi karena akan diverifikasi pada tahap kedua,” ujarnya.

Meri mengatakana, pada akhir Bulan Juli tahun 2022, ANRI juga akan melakukan klarifikasi terhadap berkas-berkas yang sudah DPK Provinsi Bengkulu lakukan audit. Hal ini dilakukan untuk memastikan keabsahan berkas tersebut.

“Tetapi itu biasanya tidak seluruhnya dilakukan klarifikasi oleh ANRI. Itu akan di ambil sampel saja,” tutupnya. (151/adv)

 

 

 

 



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*