Dosen Peternakan Unib Gelar Pengabdian Masyarakat di Kepahiang

PENGABDIAN: Dosen Jurusan Peternakan Unib melakukan pengabdian masyarakat di Desa Taba Padang, Kepahiang.

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Saat kondisi menuju new normal pasca pandemi Covid-19, kehidupan masyarakat juga harus didorong dan ditingkatkan untuk menjadi lebih baik di segala bidang kehidupan. Salah satu bidang kehidupan yang penting bagi masyarakat desa adalah bidang peternakan.

Sejalan dengan tersebut, pada hari Sabtu, 26 Maret 2022, para dosen Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Unib menyalurkan kepeduliannya kepada masyarakat Desa Taba Padang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang dalam bentuk penyuluhan secara kolektif.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami, para dosen Prodi Peternakan Unib untuk bersama-sama dengan masyarakat mengembangkan bidang peternakan di desa”, kata Ketua Jurusan Peternakan Unib, Dr. Suharyanto, S.Pt., M.Si saat menyampaikan sambutan di hadapan masyarakat.

Selanjutnya dijelaskan bahwa Jurusan Peternakan dan para dosen beserta mahasiswa siap untuk bekerja sama dengan masyarakat membangun bidang peternakan. Hal ini, ditegaskannya, akan turut serta meningkatkan perekonomian keluarga dan pada gilirannya meningkatkan perekonomian daerah.

“Apa lagi saat new normal seperti ini, masyarakat perlu bangkit kembali dan meningkatkan perekonomian dengan mendayagunakan potensi peternakan yang ada. Kami pun siap bersama-sama masyarakat menggairahkan kembali bidang peternakan,” imbuh Dr. Suharyanto, S.Pt., M.Si.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Taba Padang juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dosen Prodi Peternakan.  “Potensi ternak, khususnya kambing di desa kami cukup lumayan dan perlu ditingkatkan. Kehadiran Bapak-Ibu dosen akan mendorong kami untuk dapat menggairahkan lagi peternakan kambing”, ujar Kepala Desa, Yoyon.

Kegiatan pengabdian ini dikemas dalam bentuk penyuluhan dengan kelompok sasaran adalah para peternak dan anggota PKK Desa Taba Padang. Kegiatan penyuluhan ini diintegrasikan dengan kegiatan Kemah Bakti Sosial (KBS) mahasiswa Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian Unib.

Materi yang disampaikan dibagi ke dalam beberapa topik, yaitu: 1. Pemanfaatan herbal ternak untuk mencegah penyakit ternak ruminansia disampaikan oleh Ir. Dwatmadji, M.Sc., Ph.D. dan drh. Tatik Suteky, M.Sc.  2. Peningkatan produktivitas kambing melalui introduksi makanan ternak unggul disajikan oleh Dr. Nurmeiliasari, S.Pt., M.Sc.ag, Dr. Ir. Bieng Brata, MP dan Heri Dwi Putranto, S.Pt., M.Sc., Ph.D.  3. Pengenalan kambing perah disampaikan oleh Ir. Hidayat, M.Sc. dan Ir. Tris Akbarillah. M.P.  4 Manajemen kambing potong disampaikan oleh Dr. Irma Badarina, S.Pt., M.P. dan Amir Husaini Karim Amrullah, S.Pt., M.Sc.  5. Membuat telur asin satu alternatif meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK disajikan oleh Ir. Desia Kaharuddin, M.P. dan Ir. Kususiyah, MS.  6. Tatalaksana budidaya ternak ayam kampung yang disampaikan oleh Dr. Suharyanto, S.Pt., M.Si, Muhammad Dani, S.Pt., M.Sc. dan Dr. Ir. Dadang Suherman, M.S.  7. Pembuatan pupuk organik cair berbasis kotoran kambing disampaikan oleh Ir. Sutriyono, M.S., Prof. Dr. Ir. Endang Sulistyowati, M.Sc. dan Ir. Edi Soetrisno, MSc. 8. Peningkatan protein hewani asal ternak di kelompok PKK disajikan oleh Prof. Dr. Ir. Yosi Fenita, M.P., Prof. Ir. Urip Santoso, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Yurike, S.Pt.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat khususnya peternakan dan ibu-ibu PKK. Hal ini juga diramaikan dengan demonstrasi pembuatan telur asin yang memiliki prospek untuk menjadi alternatif usaha.

Di Penghujung kegiatan, Jurusan Peternakan Unib menyerahkan bibit rumput odot untuk ditanam dan dikembangkan di Desa Taba Padang. (rel)