Ditodong Senpi Usai Main Futsal

FOTO TRI/ Hazetra korban penodongan dengan senpi oleh OTD

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Hazetra (25) warga Talo Kecil Kabupaten Seluma menjadi korban penodongan oleh orang tak dikenal dengan menggunakan senjata api usai bermain futsal di kawasan Singaran Pati Kota Bengkulu.

Diceritakan Hazetra, dirinya didatangi oleh orang tak dikenal usai bermain futsal pada Rabu malam kemarin (17/11).

Saat itu, Hazetra bersama dengan rekannya melakukan sparing futsal dan setelahnya terjadi perselisihan antara keduanyanya lantaran lawan bermainnya tidak terima akan kekalahan tersebut.

Masih kata Hazetra, sebelum terjadi penodongan terhadap dirinya, lebih dulu kedua tim melakukan perkelahian yang berujung pada pengancaman alias penodongan dengan senjata api oleh salah satu orang yang tak dikenal. Namun menurut dugaan, pelaku berasal dari lawan main sparing futsal dan juga merupakan salah satu aparat negara.

“Kronologinya pelaku ini menodongkan pistolnya ke kening saya. Dimana mereka ini tidak terima kekalahan setelah main futsal,”kata Hazetra.

Selain penodongan dengan senpi, Hazetra pun mendapat ancaman dari terduga pelaku. Dimana ia mengancam akan menembak Hazetra. Mendapati ancaman tersebut, Hazetra hanya terdiam tanpa perlawanan.

Atas kejadian itu, Hazetra telah melaporkan kejadian tersebut ke Bidang Propam Polda Bengkulu dan telah membuat laporan secara resmi di ReskrimumPolda Bengkulu.

“Informasi dari rekan saya memang ada anggota yang ikut kemarin. Tapi untuk yang melakukan penodongan ini saya tidak tahu orangnya, kita juga sudah lapor ke propam untuk ditindak lanjuti,” tutup Hazetra. (Cw1)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*