Ditanya Hubungan, OB Bogem Biduanita

LAPOR: Biduanita saat melapor ke Polres karena menjadi korban penganiayaan.

KOTA MANNA, bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com – Martini Isabella (33) warga Jalan Puyang Sakti, Kota Medan, Kota Manna mendatangi Polres Bengkulu Selatan (BS). Kedatangannya ke Polres tersebut untuk melaporkan Te (28) warga Kota Manna ke Polres BS. Pasalnya pria yang berprofesi sebagai office boy (OB) di salah satu bank di BS tersebut telah menganiaya dirinya. Akibatnya bagian mukanya tepatnya di pelipis kirinya mengalami luka memar. Tidak hanya itu, bibirnya juga mengalami luka memar.

Di hadapan penyidik, Bella sapaan akrab wanita yang berprofesi sebagai biduanita ini mengaku penganiayaan yang dialaminya itu terjadi Selasa (8/6) sekitar pukul 14.05 WIB di rumah terlapor. Kronologis kejadian berawal, saat dirinya datang menemui terlapor di rumahnya. Ketika bertemu terlapor, dirinya menanyakan status hubungannya dengan terlapor.

Sebab Bella mengaku jika dirinya dan terlapor ada hubungan spesial atau pacaran. Hanya saja saat itu terlapor mengatakan jika keduanya hanya teman saja. Mendengar pengakuan terlapor, Bella tidak terima, sehingga terjadilah ribut mulut antara keduanya. Rupanya saat itu terlapor terpancing emosi, lalu menghadiahkan bogem mentah atau ketupat Bengkulu hingga mengenai pelipis kiri korban. Tidak hanya sampai disitu, terlapor juga menampar korban hingga mengenai bibir korban.

“Saya tidak terima dipukul, saya minta diproses hukum,” ujar Bella.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri Strk SIK MH didampingi Kanit PPA, Aipda Ezi Susiandi mengatakan sudah menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut. Kemudian akan memanggil saksi-saksi.

“Laporan sudah kami terima dan segera kami tindaklanjuti,” ujarnya. (369)