Digitalisasi Sistem Gaji ASN Pemprov Tuntas 100 Persen

SIMBOLIST : Pincab Utama Bank Bengkulu, H Iswahyudi (Kanan) menyerahkan kartu approval kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prop Bengkulu, drh. M Syarkawi (Kiri).

Melalui Aplikasi OPD Non Tunai Bank Bengkulu

BENGKULU, BE – Bertempat di ruang Kepala Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, kemarin (10/5) telah dilaksanakan Go Live implementasi Aplikasi OPD Non Tunai yang dihadiri langsung oleh Pemimpin Bank Bengkulu Cabang Utama, Bpk H. Iswahyudi dan Kepala Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, drh. Muhammad Syarkawi, M.T.

“Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan merupakan OPD ke-40 (dari 42 OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu) yang telah mengimplementasikan Aplikasi OPD Non Tunai sebagai media transaksi keuangan seperti pembayaran gaji, tunjangan dan lain-lain. Dimulai pertama dengan BPKD Provinsi Bengkulu sebagai pilot project pada bulan Juli 2021 lalu, Insya Allah pada bulan Mei 2022 ini 100 % semua OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah memanfaatkan aplikasi OPD Non Tunai untuk transaksi keuangan mereka. BKD Provinsi Bengkulu dan Badan Penghubung yang berkantor di Jakarta adalah 2 OPD yang belum Go Live, semoga bisa kita selesaikan semua sebelum akhir bulan Mei 2022 ini”, disampaikan H. Iswahyudi.

Aplikasi OPD Non Tunai ini merupakan komitmen Bank Bengkulu sekaligus jawaban atas tantangan digitalisasi transaksi keuangan dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Ini sejalan dengan gerakan transaksi non tunai yang dicanangkan pemerintah Republik Indonesia melalui Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah.

Sebelumnya, transaksi keuangan seperti gaji & tunjangan ASN OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu masih dibayarkan melalui pencairan cek, kemudian dilanjutkan dengan peng-inputan data gaji secara manual melalui Customer Service Bank Bengkulu. Transaksi seperti ini mengharuskan para pengelola keuangan di OPD untuk hadir secara langsung ke bank membawa cek. Dengan Aplikasi ini, para pengelola keuangan OPD terkait tidak perlu lagi datang ke bank untuk melakukan transaksinya, cukup dilakukan dari kantor atau rumah.

Dengan Aplikasi OPD Non Tunai ini pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dibayarkan secara bruto, yang artinya jumlah gaji yang ditransferkan ke rekening ASN dibayarkan penuh tanpa dipotong terlebih dahulu diawal. Sehingga para ASN menerima utuh apa yang menjadi haknya, baru kemudian kewajiban mereka dibayarkan.

Kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi keuangan merupakan nilai lebih yang diberikan Aplikasi OPD Non Tunai. Akses User level yang berlapis mulai dari maker, checker dan Approval memastikan keamanan Aplikasi OPD Non Tunai terjamin.

“Bapak Ibu pengelola keuangan di OPD tidak perlu lagi datang ke Bank untuk melakukan transaksi dan ini bisa mengurangi penumpukan antrian di banking hall yang sangat relate dengan kondisi pandemi covid-19 saat ini. Semua transaksi bisa dilakukan dari kantor atau bahkan dari rumah apabila sedang Work From Home (WFH) dengan menggunakan PC, Laptop atau HP yang terhubung jaringan internet. Begitu mudah dan aman’, tutup Edyar Prasaputra Utama, Kasie Pemasaran sekaligus Tim Leader Implementasi Aplikasi OPD Non Tunai Bank Bengkulu Cabang Utama. (Cik7)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*