Dewan Minta Pemprov Tindaklanjuti Temuan BPK TA 2021

Foto Suary/BE : Anggota Banggar DPRD Provinsi Bengkulu Drs. Sumardi, MM, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Sampai saat ini tindaklanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap pengelolaan keuangan dalam APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2021, baru terealisasi 38 persen.

Salah satu anggota Banggar DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. Sumardi, MM mengatakan, hasil audit BPK RI terhadap pengelolaan keuangan APBD Provinsi Bengkulu TA 2021, terdapat 53 temuan yang ada pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov. Dari temuan tersebut, BPK RI memberikan 68 rekomendasi untuk ditindaklanjuti.

“Sampai saat ini baru 26 rekomendasi yang selesai ditindaklanjuti atau baru 38 persen. Sedangkan 42 rekomendasi lagi belum selesai atau belum ditindaklanjuti,” ungkap Sumardi, Jum’at (1/7).

Saat ditanyakan apa saja rekomendasi tersebut, Sumardi menyampaikan berupa tertib administrasi bidang aset, pengembalian kelebihan pembayaran, dan lainnya tanpa memberikan penjelasan secara terperinci. Karena untuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut sejak LHP hanya diberikan waktu 60 hari.

“Kita mendorong agar Pemprov dapat serius menindaklanjuti temuan berupa tertib administrasi bidang aset, kelebihan pembayaran dan ada beberapa hal lain, karena dalam menindaklanjuti temuan ini, hanya diberikan waktu 60 hari sejak LHP BPK diterima,” jelas Sumardi.

Selain itu Sumardi juga mengatakan, mengenai pembahasan Raperda, pihaknya lebih menekankan pada SILPA yang kisarannya sebesar Rp 273,98 miliar. Tidak seluruhnya bisa dialokasikan dalam APBD perubahan 2022 nanti karena peruntukkannya sudah jelas untuk alokasi pendidikan dan kesehatan.

“Dari total sekitar Rp 273,98 Miliar dana SILPA itu memang tidak semuanya bisa digunakan dalam APBD Perubahan nanti. Karena sudah jelas peruntukkannya, seperti dana BOS, Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu, dan Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto,” tutup Sumardi.(CW2/Suary).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*