Dewan Minta Izin UMKM Dipermudah

Iman/ BE – Waka I DPRD Kota Bengkulu, Marliadi SE.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Waka I DPRD Kota Bengkulu Marliadi SE menekankan agar Pemerintah Kota Bengkulu menciptakan inovasi untuk mempermudah izin usaha terkhusus UMKM. Hal tersebut dilakukan agar pelaku usaha tidak sulit mengembangkan pemasaran produknya ke luar daerah padahal berpotensi tinggi menjadi produk unggulan kota Bengkulu. Usaha yang sejatinya dibuat oleh UMKM malah di cap ilegal jika tanpa perizinan yang sah.

Marliadi menjelaskan pentingnya sosialisasi terkait perizinan pelaku usaha harus disosialisasikan ke masyarakat. Selama ini stigma di masyarakat untuk kepengurusan izin merupakan hal yang rumit dan cukup memakan waktu, padahal sistem OSS yang digunakan saat ini sangat membantu mempermudah kepengurusan perizinan.

“Beberapa pelaku usaha memang sadar akan pentingnya perizinan, tapi hanya segelintir saja. Ditengah maraknya persaingan dagang produk UMKM ini perizinan menjadi penting, apalagi saingan saat ini produk-produk dari luar daerah juga masuk ke Bengkulu. Untuk itu pemkot harusnya juga membantu hal ini, dengan membuat inovasi agar pelaku UMKM ini semangat untuk mengurus perizinan usaha mereka,” jelas Marliadi, Kamis (23/06).

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu sudah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha terkait kemudahan perizinan sekaligus memberi pelatihan kepada pelaku UMKM di Kota Bengkulu. Dengan melibatkan berbagai narasumber, para pelaku usaha juga diberikan pengetahuan lebih dalam dan teknik-teknik pemasaran hingga pengemasan.

“Pelaku UMKM kita berikan materi-materi seperti menyajikan kemasan secantik mungkin, pemasaran dan lain. Juga tidak lupa mensosialisasikan pentingnya perizinan usaha mereka. Pelatihan ini sudah kita lakukan kedua kali di 2022 ini,” kata Nurlia.

Ia berharap kedepan setiap pelaku usaha punya hak paten merek ataupun hak paten atas produknya. Pemahaman masalah teknis seperti ini harus menjadi ilmu dasar para pelaku usaha khususnya yang baru mau memulai usaha. Nurlia juga menyebutkan tahun ini target 50 UMKM naik kelas mulai dari perizinan, kualitas makanan, packaging serta tenaga kerjanya. (Imn)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*