Dewan Desak Pemkot

BENGKULU, BE – Masalah hasil uji lab terhadap sampel air di sekitar RS Tiara Sella hingga saat ini belum juga ada kejelasan. Hal tersebut membuat anggota DPRD Kota Bengkulu menjadi geram dan menuding pemerintah kota (Pemkot) tidak serius menangani kasus tersebut. “Saya melihat tidak ada keseriusan pemerintah kota dalam menyelesaikan masalah ini, karena dalam hearing yang dilakukan beberapa minggu lalu, pihak Pemkot telah menyanggupi untuk membayar semua uji lab, tapi kenyataannya hingga hari ini belum juga tuntas,” kata anggota DPRD Kota, Effendy Salim SSos. Ia menjelaskan, hasil uji lab yang belum diambil hanya tinggal lab MIPA Unib yang membutuhkan biaya Rp 16 juta, tapi sedikitpun tidak terlihat itikad baik dari Pemkot untuk menebus hasil uji lab tersebut. “Masa uang Rp 16 juta kesulitan mendapatkannya, padahal kalau untuk pencitraan walikota tak segan-segan untuk mengeluar uang hingga ratusan juta rupiah,” sindirnya. Senada juga disampaikan anggota DPRD lainnya, Suimi Fales SH MH. Ia mengatakan pihaknya masih menuggu itikad baik dari Pemkot hanya dalam minggu ini, jika belum juga terlihat maka ia akan kembali memanggil Pemkot. “Kami tunggu kebijaksanaan Pemkot dalam waktu 1 minggu ini, jika tidak juga ada kejelasan maka kami akan melakukan pemanggilan,” sampainya. Di sisi lain ia juga merasa kecewa dengan kinerja Pemkot, karena dalam rapat sebelumnya telah disanggupi oleh Pemkot untuk menyelesaikan masalah dengan langkah utama menebus hasil uji lab. Tapi kenyataannya Pemkot selalu berbelit-belit hingga membuat keluarga H Anas berulang kali mendatangi DPRD dan Pemkot. “Seharusnya 1 minggu setelah pernyataan siap bertanggung jawab oleh Pemkot sudah mulai ditindaklanjuti, tapi sekarang sudah hampir 1 bulan belum juga ada titik terang,” ujarnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi, Asisten I Kota Dra Rosmidar membantah ketidakseriusan pemkot dalam menyelesaikan masalah tersebut. “Kami bukannya bertele-tele, tapi untuk mengambil uang pemerintah untuk membayar biaya uji lab bukan hal yang mudah tapi membutuhkan proses yang panjang,” katanya. Ia mengatakan, Pemkot telah berusaha sekuat tenaga untuk mencari penyelesaiannya. Mengenai ada kekahawatiran dari keluarga H Anas tentang hasil uji lab yang telah lama terpendam, Rosmidar menegaskan tidak perlu ada kekhawatiran. Karena hasil tersebut akan disampaikan langsung oleh lab masing-masing jika telah dilunasi semua biayanya. “Hasilnya terjamin dan akan dipresentasikan di DRPD dengan disaksikan oleh semua pihak, seperti keluarga H Anas dan managemen RS Tiara Sella, Pemkot, DPRD dan Pers,” tandasnya. (400)