Dana Bantuan Parpol Rp 3,4 M Tunggu SK Gub

Foto Suary/BE : Suasana Sosialisasi Pemen tentang Dana Banpol oleh Kesbangpol Provinsi Bengkulu berlokasi di Hotel Adeeva

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Dana bantuan partai politik tahun ini sebesar Rp. 3.472.283.500 dengan dihitung Rp. 3.500 persuara yang masing – masing partai berbeda sesuai dengan jumlah kursi di DPRD Provinsi Bengkulu.

“Bantuan beragam sesuai dengan jumlah suara kursi di DPRD Provinsi Bengkulu, persuara itu nilainya Rp. 3.500,” ujar Direktur Politik Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri Drs. Syarmadani, M.Si., Kamis (23/6).

Syarmadani juga menyampaikan, kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu ini sangat baik, dimana sejak tanggal 14 Juni 2022 sudah memasuki tahapan Pemilu. Sehingga menurutnya dapat membantu partai politik untuk melakukan kesiapan Pemilu.

“Kegiatan yang diinisiasi oleh Kesbangpol Provinsi Bengkulu ini sangat baik, apalagi kita 14 Juni kemarin sudah memasuki tahapan Pemilu, kita harap ini langkah awal khususnya parpol dalam penyiapan tahapan Pemilu,” ujar Syarmadani.

Disisi lain Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu Hj. Oslita., S.H., M.H. menyampaikan saat ini proses tahapan pencairan dana bantuan partai politik sudah sampai pada tahap penyiapan Surat Keputusan Gubernur untuk 11 partai politik. Selain itu Oslita juga mengatakan sebelumnya sudah dilakukan pemerikasaan BPK dan dilakukan verifikasi.

“Untuk proses pencairan dana bantuan parpol sudah tahap penyiapan SK Gubernur selesai itu kita bayarkan, terdapat 11 partai jumlahnya proses sendiri dimulai dengan pemerikasaan BPK, kemudian Pengajuan Proposal dan verifikasi,” kata Oslita.

Sedangkan untuk kegiatan sosialisasi ini menurutnya agar Partai Politik dapat menggunakan dana bantuan parpol sebaik mungkin, salah satunya yang wajib adalah melakukan pendidikan politik kepada masyarakat sebesar 60% dari dana yang diberikan dan juga harus melakukan pembuatan laporan pertanggung jawaban penggunaan dana bantuan tersebut.

“Untuk sosialisasi ini bagaimana parpol dapat menggunakan dana bantuan ini sebaik mungkin sesuai dengan aturan salah satunya 60% untuk pendidikan. politik, karena nanti ada laporan pertanggung jawabannya, jika tidak ada tidak bisa kita cairkan,” tutup Oslita.(CW2/Suary)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*