Bupati BS Ancam Tutup PT SBS

Gusnan Mulyadi SE MM

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – PT Sinar Bengkulu Selatan (BS) yang merupakan pabrik pengelolaan buah segar kelapa sawit menjadi minyak mentah hingga saat ini sepertinya belum memiliki perkebunan inti. Padahal berdirinya sebuah pabrik diwajibkan memiliki kebun inti. Atas kondisi tersebut, Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM mengaku jika Pemda BS siap memcabut izin usaha tersebut, jika tidak serius berinvestasi di BS.

“Kalau memang tidak memiliki kebun inti, tentu kita akan cabut izin operasinya,” katanya.

Dikatakan Gusnan, saat ini Pemda BS sudah sudah terbitkan Surat Peringatan Perintah Penghentian Kegiatan (SP3) kepada pihak PT SBS di Desa Najungan, Pino Raya. Pasalnya hingga saat ini PT tersebut tidak mempunyai kebun sawit inti. Padahal, mereka sudah beroperasi di BS lebih dari 10 tahun.

“Kita tunggu hingga akhir Desember 2021 ini, jika bekum juga ada kebun inti, pabriknya kita segel,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Pino Raya, Fay Heri mengaku, jika sebelumnya ada PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) yang bekerja sama dengan PT SBS membuka perkebunan inti kelapa sawit di Pino Raya. Hanya saja hingga saat ini mampu membuka seluas 200 hektar saja. Bahkan tidak ada perkembangannya. Olej katena itu, dirinya mengaku warga berharap Pemda BS dapat menyerahkan kembali lahan PT ABS tersebut kepada warga.

“Ada PT ABS yang membuka perkebunan inti, namun sejauj ini tidak berjalan, kalau lahan dibiarkan terbengkalai, kami minta diserahkan kembali kepada warga, agar bisa produktif,” ujar Fay Heri. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*