BPBD Bengkulu Intruksikan Kabupaten/Kota Siaga Bencana

Foto IST/ BE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menghimbau masyarakat untuk selalu mengantisipasi perubahan cuaca di wilayah Indonesia.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Bengkulu mengintruksikan agar BPBD Kabupaten/Kota menetapkan wilayahnya sebagai status siaga bencana, terutama banjir dan tanah longsor.

Pasalnya, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu memprediksi hingga tiga hari kedepan instensitas hujan di Bengkulu masih tinggi disertai angin kencang.

“Kita minta BPBD Kabupaten/Kota untuk siaga. Kita juga minta fungsi kordinasi dan mitigasi agar masing-masing Kabupaten/Kota siaga dalam menyikapi cuaca ekstrim seperti saat inu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar, Rabu (13/10)

Rusdi mengatakan, setiap informasi prediksi cuaca dari BMKG, pihaknya langsung meneruskan dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.

Hal itu bertujuan, agar BPBD Kabupaten/Kota tanggap dalam menyikapi kondisi curah hujan intensitas tinggi masyarakat terutama yang berada di bantaran sungai dan lereng bukit untuk tetap waspada.

Sementara itu, BMKG Provinsi Bengkulu memprakirakan wilayah Bengkulu akan diguyur hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang hingga tiga hari kedepan. Selain itu, BMKG memberikan peringatan potensi bencana Hidrometeorologi dan gelombang tinggi di perairan wilayah Bengkulu.

“Sejumlah wilayah di Bengkulu berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bengkulu Anang Anwar dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung 13 hingga 15 Oktober mendatang. Hal itu, dipengaruhi suplai air dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia bagian barat yang signifikan, gelombang atmosfer Type Low yang terpantau aktif di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Adanya sirkulasi siklonik di wilayah Samudera Hindia Barat Sumatera yang menyebabkan adanya belokan dan konvergensi angin di wilayah Bengkulu, serta kelembapan udara yang basah di lapisan bawah hingga atas atmosfer Bengkulu. Sehingga dapat mendukung terjadinya proses pembentukan awan hujan di wilayah Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat provinsi Bengkulu diminta waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang sesaat akibat hujan lebat atau hujan dengan durasi lama. Serta waspada potensi angin kencang dan waspada potensi gelombang laut tinggi di Perairan Enggano dan Samudera Hindia Barat Bengkulu. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*