Bongkar Bangunan Liar Harus Manusiawi

TAIS, bengkuluekspress.com – Penertiban aset tidak bergerak terhadap bangunan liar yang berada di kawasan simpang enam tais hingga ke arah kelurahan Pasar Tais, merupakan keharusan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, pemerintah Kabupaten Seluma juga harus secara manusiawi dan dapat benar-benar menertibkan para pedagang serta tidak tebang pilih.

“Pada prinsipnya kita sangat setuju. Namun hal kemanusiaan seperti pendekatandan jangan sampai penataan kota Tais tertunda,” tegas Anggota Fraksi Golkar, DPRD Seluma Yulian Iswandi SSos kepada wartawan.

Ditegaskan, hal ini dilakukan untuk memperindah tampilan kota Tais, serta agar seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Seluma dapat ditertibkan sesuai dengan petunjuk BPK RI Perwakilan Bengkulu. Ditegaskan Ulit, bahwa jika tidak dilakukan pembongkaran maka bangunan liar ini nantinya akan terus bertambah. Dengan demikian akan tambah mempersulit Pemerintah Kabupaten Seluma, dalam melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang sebetulnya memang tidak diperbolehkan berdiri di tanah milik Pemerintah.

“Jangan sampai alasan warga mencari nafkah dan HAM penertipan ini batal dan pedagang kembali mendirikan bangunan di lokasi lain yang menjamur dan sulit untuk di tertipkan,” sampainya.

Diharapkan, pembongkaran bisa berlangsung tertib dan kondusif. Jangan sampai pedagang yang memang menempati aset Pemda ini justru di panas panasi oleh pihak tak bertanggung jawab. Menurutnya lagi, ini tidak lain untuk menata perwajahan kota tais agak lebih Alap.

“Tujuannya cuma satu untuk Seluma Alap sehingga warga bisa mendukung ini,” pungkasnya. (333)