Bengkulu Diselimuti Bencana

Foto IST/ BE – Curah hujan tinggi sejak Senin (18/10) sore mengakibatkan banjir dan tanah longsor terjadi di Provinsi Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Curah hujan tinggi sejak Senin (18/10) sore mengakibatkan banjir dan tanah longsor terjadi di Provinsi Bengkulu. Dari laporan BPBD saat ini tercatat 12 desa di dua Kabupaten Bengkulu tengah dan Bengkulu Utara yang terendam banjir dan tanah longsor.

“Akibat hujan Lebat yang memicu luapan air sungai Bengkulu naik sehingga merendam rumah warga serta mengakibatkan tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu melalui kepala bidang tanggap darurat BPBD Provinsi Bengkulu Khristian, Selasa (19/10).

Ia mengatakan, sejumlah lokasi yang terdampak di Kabupaten Bengkulu Tengah yakni, Desa Taba Mutung Kec.Karang Tinggi (banjir dan tanah longsor), Desa Jambu Kec.Merigi Kelindang (banjir dan air jembatan meluap).

Lalu, Desa Kelindang Kec.Merigi Kelindang (banjir), Desa Penum Kec.Meigi Kelindang (banjir akibat air jembatan meluap), Desa Abusakim (banjir dan longsor), desa Kancing kec.Karang Tinggi (Banjir), Desa Sidodadi (Banjir).

Kemudian, Perbatasan desa kancing dan Taba mutung Kec.Karang tinggi (air sudah mengenai jalan mengakibatkan kemacetan), Desa Talang Empat Kec.Karang Tinggi (Banjir), Desa Pulau Panggung kec.Talang Empat (Banjir)

“Dari laporan tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga terendam dan rusak ringan,” ujarnya.

Sedangkan sambungnya, kejadian banjir di Kabupaten Bengkulu Utara merendam 20 rumah warga di Desa Talang Pungguk Kecamatan Air Besi.

“Saat in, BPBD beserta TNI Polri,PMI turun kelapangan mengidentifikasi bencana banjir serta BPBD meminta data guna Kordinasi lanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain di dua kabupaten tersebut, sejauh ini banjir juga dilaporkan di sejumlah titik di Kota Bengkulu namun saat ini BPBD beserta tim sedang melakukan pengecekan di lapangan. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*