Audit Dana Pembangunan Puskesmas Air Sulau

Siswanto SSos MSi

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Setelah sebelumnya pada tahun 2020, kegiatan pembangunan di dinas kesehatan (Dinkes) Bengkulu Selatan (BS) ada temuan tuntutan ganti rugi (TGR). Sehingga tahun ini berharap tidak ada lagi TGR. Untuk itu Dinkes BS meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bengkulu untuk mengaudit dana kegiatan tahun ini.

“Kami sudah surati BPKP untuk menghitung fisik pembangunan,” kata Kepala Dinas Kesehatan BS, Siswanto SSos MSi.

Dikatakan Siswanto, tahun ini kegiatan fisik di dinkes BS yakni pembangunan puskesmas Air Sulau di Desa Air dengan anggaran sebesar Rp 6,4 Miliar. Siswanto mengaku saat ini kegiatan pembangunan sudah berjalan 90 persen. Sehingga dirinya optimis pembangunan tersebut selesai tepat waktu. Oleh karena itu, sebelum pelunasan pembayaran 100 persen, dirinya mengaku sudah menyampaikan surat ke BPKP agar pihak auditor BPKP dapat menghitung fisik kegiatan. Dengan begitu nantinya menjadi dasar pelunasan pembayaran.

“Hasil penghitungan BPKP nanti sebagai dasar kami membayar dana pembangunan ke pihak rekanan, ” ujarnya.

Dijelaskan Siswanto dengan adanya penghitungan dari BPKP tersebut, dirinya optimis pada tahun 2021 ini tidak akan ada lagi TGR. Sebab dana hang dibayarkan ke pihak rekanan sesuai dengan penghitungan auditor BPKP. Dengan begitu, maka tidak akan ada lagi temuan.

“Berapa besar yang dibayarkan, sesuai penghitungan BPKP,” bebernya.

Siswanto menambahkan, untuk tahun 2020, di dinkes berdasarkan hasil audit BPKP ada TGR sebesar Rp 2,8 Miliar dengan rincian untuk TGR pembangunan PKM lubuk tapi Rp 305,7 Juta, semuanya sudah dibayar 100 persen, Pembangunan gedung isolasi Rp 221, 9 juta juga sudah dibayar lunas. Kemudian Ruang RITN TGR nya sebesar Rp 2,26 Miliar. Ini juga sudah dibayar lunas oleh pihak rekanan.

“Untuk TGR tahun 2020 semuanya sudah lunas 100 persen, semoga tahun 2021 ini tidak ada TGR lagi,” demikian Siswanto. (369)