Atap 2 Rumah Terbang

FOTO IST/BE – RUSAK: Kondisi atap rumah warga di Kecamatan Maje dan Nasal yang rusak lantaran ditiup angin kencang, Selasa (30/11).

BINTUHAN, BE – Hujan disertai angin topan kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kaur dan sekitarnya Selasa (30/11) sore, mengakibatkan sebagian atap warga terlepas dan luluh lantak diterjang angin kencang.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir jutaan rupiah. Tercatat dua atap rumah warga terbang ditiup angin dan tiang baleho depan sentral kuliner nyaris ambruk.

Atap rumah warga yang terbang itu yakni toko bangunan milik Hajar Yassin, yang berada didekat tikungan jembat Kulik besar Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal.

Dimana atap toko berbahan seng itu terbang dan terlepas dari posisinya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

“Iya atapnya lepas ditiup angin ini kami sedang gotong royong melakukan perbaikan,”ujar Kades Ulak Pandan Kecamatan Nasal A Razied, Salasa (30/11).

Di tempat lain yakni kediaman Sinar Jaya Las yang berada di simpang Tiga Sambat Kecamatan Maje. Atap bangunnya yang berbahan baku seng dan baja ringan ikut terbang ditiup angin. Hingga kemarin sore belum dilakukan perbaikan lantaran masih terjadi hujan di sekitar lokasi.

Sedangkan di Lapangan Merdeka Jalan Lintas Barat (Jalinbar) terpaksa ditutup sementara lantaran tiang baliho dikhawatirkan dapat ambruk diterpa angin. Situs resmi BMKG mencatat kecepatan angin di Kaur Selatan dan sekitarnya 40km/jam barat laut dengan perkiraan cuaca hujan sedang. Kecepatan angin maritim 2-23 Knot, dengan ketinggiam gelombang 2,5-4 meter.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk waspada, saat angin kencang kami himbau untuk berhenti sejenak sebab ini sangat beresiko terjadi pohon tumbang,” kata Kepala BPBD Kaur Ujang Syafiri S Pd.(IRUL)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*