ASN Kemenag Diminta Tak Korupsi

 


IST/BE
Ketua BPIP Yudian Wahyudi menyerahkan cendera mata ke Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Zahdi Taher MH, Kamis (18/11).

BENGKULU, BE – Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Bengkulu untuk tidak korupsi.
Ajakan tersebut disampaikan dalam dialog berjudul Moderasi Beragama sebagai Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila, di aula Kanwil Kemenag Bengkulu, Kamis (18/11).

Menurut Yudian, tidak melakukan tindakan korupsi menjadi salah satu nilai yang merupakan wujud dari moderasi beragama. Selain itu, ia juga mengajak seluruh ASN untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjaga kebhinekaan dengan bekerja keras, dan mengenang jasa para pahlawan.

“Untuk itu, terkait dengan ASN diminta untuk mempertahankan NKRI dan menjaga kebhinekaan, bekerja dengan baik dan mengenang jasa para pahlawan, bekerja keras. Korupsi merupakan tindakan pelanggaran terhadap hukum, tidak boleh melawan negara dan tidak boleh korupsi. Jangan pernah bersepakat dengan korupsi,” pesannya.

Yudian mengaku kehadirannya ke Bengkulu merupakan kunjungan ke beberapa daerah untuk memperingatan Hari Santri, peringatan Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Sehingga kehadirannya tidak ada kaitannya dengan kejadian operasi tangkap tangan oknum pejabat di Bengkulu, melainkan mengajak pada seluruh aparatur sipil negara untuk melawan korupsi.

“Kehadiran saya tidak ada kaitan khusus dengan peristiwa operasi tangkap tangan, saya hanya mengingatkan bahwa korupsi itu salah satu musuh terbesar kita dari dalam,” tegasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Bengkulu, Dr H Zahdi Taher MHi sangat mengapresiasi kehadiran ketua BPIP ke Bengkulu, khususnya memberikan pembinaan kepada ASN di jajaran Kemenag.

“Kehadirannya memberikan semangat kepada kita dan berpesan ASN harus bekerja keras, bersama sama masyarakat membangun negeri ini, dan nilai-nilai pancasila harus dikembangkan, bukan hanya umat muslim tapi semua umat agama,” ujarnya.

Di sisi lain, dialog Moderasi Beragama sebagai Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila ini juga dihadiri pejabat eselon III dan IV di jajaran Kemenag, Kepala Madrasah dan undangan lainnya. (247)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*