ASN Diberikan Pembinaan Mental

Revolusi Mental
BUKA: Bupati Kepahiang saat membuka acara pembinaan revolusi mental agar dapat melakukan pekerjaan tanpa korupsi dan pungutan liar.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Ratusan Aparatur Sipil (ASN) Kabupaten Kepahiang mendapatkan pembinaan revolusi mental agar dapat melakukan pekerjaan tanpa korupsi dan pungutan liar. ASN mulai dari guru hingga staf kantor di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mendapatkan pembinaan langsung Deputi Koordinasi Bidang pemberdayaan masyarakat dan Kawasan, Magdalena MSi. Menurutnya, GNRM tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari semua pihak.

Dengan itupula untuk mewujudkan instruksi dari pak Jokowi tersebut seluruhnya harus bergerak untuk melakukan perubahan. “Pertama pola pikir kita sendiri yang akan diubah, selanjutnya ditularkan kepada masyarakat lain ataupun keluarga kita sendiri. Mulailah menjalankan GNRM dari sekarang untuk mendapatkan hasil yang baik kedepan,” pungkas Magdalena. Acara dibuka langsung oleh Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM serta turut hadir, Wabup Kepahiang Neti Herawati SSos dan seluruh pejabat lain di Kabupaten Kepahiang. Termasuk Sekretaris Korpri Kepahiang sendiri Hafiza Aritonang, SH MPd.

“Kegiatan ini bertujuan agar para ASN dapat melaksanakan tugas secara baik tanpa melakukan korupsi ataupun pungutan liar. Karena mental pelayanan para abdi negara harus dilaksanakan sesuai dengan tanggungjawab bukan mengharapkan imbalan dari siapapun,” terang Bupati.

Ia mengatakan, Aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Kabupaten Kepahiang merupakan tindakan nyata Pemkab Kepahiang dan jajaran menyatakan melawan segala bentuk tindak korupsi. Karena korupsi menjadi musuh utama penyelenggaran negara di Indonesia sebab tak sedikit para abdi negara terjerat kasus korupsi. Sehingga pemerintah pusat pun menyatakan perang melawan korupsi agar dapat melaksanakan pembangunan dengan baik tanpa aksi koruptif serta pengutan liar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati mengajak seluruh ASN Kepahiang dan masyarakat untuk merubah pola pikir dengan menerapkan 3 prinsip utama. Pertama meningkatkan integritas, etos kerja dan menumbuhkan jiwa kegotongroyongan. Bila ASN Kepahiang dan masyarakat telah menerapkan hal tersebut secara berlahan Kepahiang akan berubah.



“Tiga prinsip itu akan berhubungan langsung dengan 5 sasaran GNRM yakni, Gerakan Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu,” ajak bupati.

Segala perubahan wajib dilakukan, pelayanan publik harus dijalankan dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bersih dari segala hal, tertib dari segala administrasi yang diwajibkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Memang secara langsung penerapan belum bisa dilakukan, tapi secara berlahan terus dilakukan dan selanjutnya pasti akan terwujud 5 hal yang menjadi indikator. “Untuk mewujudkan segala cita – cita Kepahiang seluruh ASN dan masyarakat harus bersatu, karena dalam GNRM itu segala bentuk kinerja untuk suatu pencapaian sudah disebutkan seluruhnya. Saya yakin Kepahiang akan bisa menjalankan |GNRM tersebut,” sebut Bupati.
(320)