ART Asal Bengkulu Utara Diduga Dianiaya Majikan

ARMA JAYA, bengkuluekspress.com – Tindakan penganiyaan terhadap asisten rumah tangga (ART) kembali terjadi. Dimana kali ini dialami oleh Yesi Aprilia (20) yang merupakan warga Desa Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang diduga dianiaya oleh majikannya sendiri yang diketahui bekerja sebagai anggota kepolisian di Provinsi Bengkulu.

Menurut dari pengakuan Yesi Aprilia selaku korban saat ditemui BE langsung dikediamannya menuturkan bahwa kejadian penganiayaan yang terjadi kepada dirinya yang dilakukan oleh majikannya tersebut, terjadi dalam kurun 2 bulan terakhir. Dimana aksi penganiyaan tersebut lantaran masalah sepele. Akan tetapi aksi penganiayaan tersebut membuat seekujur tubuhnya mengalami luka-luka.

“Ya, baru lima bulan saya bekerja disana. Awalnya baik namun sejak dua bulan teralhir majikan saya kasar, bila melakukan kesalahan saya langsung dihukum,” kata Yesi.

Ditambahkannya, bahwa pernah dirinya tidak boleh masuk kedalam kerumah, padahal malam hari tersebut hujan dan saya dihukum berdiri hingga pagi, karena masalah sepele. Bahkan Yesi juga menyampaikan, bahwa lantaran bangun telah dirinya disiram dengan air panas.

“Akibat masalah kecil dan tidak sesuai dengan apa yang menjadi peraturan majikan saya, saya dihukum, pernah disiram air panas, disiram air cabe dipukul dengan besi, dan pernah majikan saya pernah mengikat leher saya dengan kabel setrikaan. Serta menyiapkan gantungan baju denga tali, bila saya melaporkan kejadian ini akan digantung,” tukasnya.

Untuk diketahui bahwa kejadian yang memilukan ini, diketahui setelah Yesi keluar rumah setelah majikannya pergi bekerja. Dan pada saat tersebut tetangga majikan melihat kondisi Yesi yang sangat memperihatinkan sehingga, tentangga majikannya tersebut melporkan kejadian tersebut ke Polres Bengkulu, sehingga aksi penganiyaan ini viral bahkan dimedia sosial viral.(127)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*