Anas ‘Mengancam’, SBY Kumpulkan Majelis Tinggi Demokrat

JAKARTA – Majelis Tinggi Partai Demokrat malam ini langsung menggelar rapat dadakan menyusul pengunduran diri Ketua Umum partai Anas Urbaningrum. Menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie rapat tertutup itu akan digelar pada pukul 21.00 WIB di kediaman Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat.
“Rapat Majelis Tinggi kami gelar malam ini,” ujar Marzuki melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (23/2).

Dari pantauan JPNN, saat ini sejumlah anggota Majelis Tinggi telah merapat ke rumah SBY yang juga Presiden itu  di antaranya Jero Wacik, Amir Syamsuddin dan Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI  Nurhayati Assegaf.

Sementara itu, suasana di kediaman SBY dari depan Gapura Puri Cikeas tampak lengang, hanya ada dua petugas kepolisian yang berjaga di depan gapura itu. Rapat ini memang terkesan mendadak, mengingat siang tadi Marzuki menyatakan rapat akan digelar besok, Minggu (24/2). Namun, entah kenapa dimajukan pada malam ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Anas dalam jumpa persnya merasa bahwa kasus dugaan korupsi Hambalang yang menjeratnya sebagai tersangka adalah rekayasa belaka. Ia menduga kasus itu bergulir setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat intervensi dari kekuasaan. Dalam hal ini, Anas tak menyebut kekuasaan yang dimaksud.

Namun, ia meyakin para petinggi di partainya tahu mengenai hal itu, menyusul permintaan SBY yang memintanya fokus mengurus kasus di KPK. Usai mengundurkan diri sebagai Ketum Anas pun secara tidak langsung menebar “ancaman” yang entah ditujukan pada siapa.

“Hari ini, saya nyatakan ini baru permulaan. Hari ini saya nyatakan ini baru sebuah awal langkah-langkah besar. Hari ini saya nyatakan ini baru halaman pertama. Masih banyak halaman-halaman berikutnya yang akan kita buka dan baca bersama,” kata Anas di kantor DPP Demokrat siang tadi. (flo/jpnn)