Akui Mark Up Pembelian Laptop, Bantah Pembelian Alat Cuci Tangan

TRI/BE – Sidang kasus korupsi dana BOS Afirmasi Kabupaten Seluma

Bengkuluekspress.com – Pengadilan Negeri Bengkulu kembali melanjutkan persidangan terhadap dua terdakwa kasus korupsi dana BOS Afirmasi Kabupaten Seluma, Selasa (21/6).

Kedua terdakwa adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma Emzaili Hambali dan menantunya Filya Yudiati Asmara.

Dari keterangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Bengkulu Rozano Yudistira, terdakwa Emzaili Hambali telah mengakui bahwa dirinya telah melakukan mark up dalam kegiatan pengadaan dan pembeliian laptop bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Seluma.

Tidak hanya itu, terdakwa Emzaili Hambali sebelumnya juga telah memberikan pengarahan-pengarahan pada pihak sekolah agar pembelian dilakukan pada penyedia yang telah ditunjuk yaitu Biru Komputer.

“Terdakwa Emzaili Hambali pada pokoknya dia mengakui adanya mark up dalam pembelian laptop dan memberikan pengarahan pembelian penyedia ke Biru Komputer,” kata Rozano Yudistira, Selasa (21/6) pada bengkuluekspress.com

Ia menambahkan, meksi terdakwa Emzaili mengakui mark up pada pembeliian laptop. Namun terdakwa membantah keterlibatannya dalam pengadaan sarana alat cuci tangan yang diajukan saat pandemi covid yang lalu.

Keterangan yang disampaikan oleh terdakwa Emzaili, sambung Rozana. Terdakwa tidak mengetahui soal pengadaan sarana alat cuci tangan saat itu.

“Kami tetap berpikir diawal persidangan dia sudah mengatakan bahwa sarana pengadaan alat cuci tangan dilakukan dalam kondisi covid. Sehingga sangat lucu kalau dia beranggapan tidak tahu kalau pengadaan cuci tangan,” ungkap Rozano.

Sementara itu meski ada bantahan dari keterangan terdakwa terkait pengadaan sarana alat cuci tangan tersebut. Pihaknya akan tetap fokus pada dua kegiatan yang dianggarkan yaitu pembelian laptop dan alat cuci tangan.

“Kita tetap fokus pada anggaran kebutuhan pembelanjaan sekolah yang ada mark up harganya. Seperi pengadaan laptop dan alat cuci tangan,” tutup Rozano Yudistira. (TRI)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*