Akses Bengkulu-Kepahiang Macet

IST/BE
MACET : Anggota Sat Lantas Polres Benteng saat mengatur lalu lintas (Lantas) di kawasan liku sembilan yang mengalami kemacetan akibat truk tronton pengangkut tiang pancang proyek tol terperosok, Selasa (18/1) malam.

Polisi Berlakukan Sistem Buka-Tutup

BENTENG, BE – Akses lalu lintas (Lantas) kendaraan dari arah Kota Bengkulu menuju Kabupaten Kepahiang mengalami kemacetan panjang.

Hal ini disebabkan oleh mobil tronton pengangkut tiang pancang untuk proyek jalan tol di Kabupaten Benteng terperosok.

Kecelakaan tersebut terjadi kawasan liku sembilan, tepatnya kilometer (KM) 17, Desa Tanjung Heran, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Benteng, Selasa (18/1) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, lalu lintas mengalami kemacetan hingga mencapai 6 KM pada Rabu (19/1) pagi.

Baik itu dari arah Kabupaten Kepahiang maupun dari arah Kota Bengkulu.

“Untuk kendaraan roda empat dan roda 2 tetap bisa melintas. Kami menerapkan sistem buka tutup,” ungkap Kapolres Benteng, AKBP Ary Baroto SIK MH, melalui KBO Lantas, Ipda Mawardi.

Dijelaskan Mawardi, tak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Pun begitu, truk yang diduga melaju dari arah Kabupaten Kepahiang tersebut masih belum bisa dievakuasi. Meski tiang pancang masih tersusun didalam truk, sebagian kendaraan masih menutupi badan jalan.

“Bagian belakang lari ke siring dan bagian kepala berada di tengah jalan,” tambahnya.

Menghindari agar kemacetan semakin parah, Mawardi menuturkan, sebanyak 7 orang personel Satlantas Polres Benteng telah standby di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengantur lalu lintas.

Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dibantu oleh personel Sat Lantas Polres Kabupaten Kepahiang.

“Untuk sementara, kendaraan roda enam belum bisa melintas. Kami mengimbau agar pengemudi kendaraan mencari tempat berhenti yang aman sampai lalu lintas kembali lancar,” pungkasnya.(135)