Air Keruh, Korban Belum Ditemukan

FOTO TRI/ BE – Tim SAR saat melakukan pencarian korban tenggelam

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Sejumlah personel tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur ikut serta dalam pencarian korban tenggelam atas nama Agung di Kolam Tapak Paderi Kota Bengkulu, Selasa (9/11) .

Pencarian yang dilakukan sejak pukul 07.00 wib hingga saat ini belum membuahkan hasil meski sejumlah personel dan peralatan selam telah diturunkan oleh tim SAR gabungan

BACA JUGA:

Tenggelam di Kolam Tapak Paderi

Tapak Paderi Bakal Jadi Pelabuhan Nelayan

Read More at: Tapak Paderi Bakal Jadi Pelabuhan Nelayan – Bengkulu Ekspress Berita Utama https://bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com/tapak-paderi-bakal-jadi-pelabuhan-nelayan/

Dikatakan Kepala Basarnas Bengkulu yakni Al Hussain, saat ini pihaknya masih terus mencari korban Agung, pasca mandi dan berenang bersama enam orang rekannya pada Selasa pagi sekira pukul 06.00 wib.

“Kita di sini ramai-ramai dari unsur tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Provinsi/Kota, para relawan dan dari pihak polairud saat ini masih melakukan pencairan terhadap korban,” kata Al Hussain pada bengkuluekspress.com

Sementara itu, untuk pencarian sendiri kata Al Hussain, SAR  telah dibekali peralatan berupa perahu karet, dan perlengkapan selam lainnya. Namun, karena intensitas air yang keruh membuat tim kesulitan dan melakukan penyelaman.

“Untuk peralatan yang digunakan adalah perahu karet dan peralatan selam serta alat penerangan bawah air,” sambungnya.

Masih kata Al Hussain, kronologis korban tenggelam ini bermula pada korban dan enam rekannya tengah berenang di kolam Tapak Paderi Kota Bengkulu. Dari keenam orang tersebut dua orang dinyatakan tenggelam dan satu orang telah berhasil diselamatkan. Namun satu orang lainnya hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian tim sar.

“Kita terima informasi pukul 07.00 wib dan informasi yang kita terima adanya laporan tenggelam di Kolam Tapak Paderi,” tutup Al Hussain.

Kendati demikian, dari pantauan di lapangan sejumlah warga memadati kolam Tapak Paderi untuk melihat tim sar melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam. (Cw1)