ADIT: TAK ADA RUGINYA JADI PESERTA JKN-KIS

 

Narasumber : Adithia Utomo

 

Curup, Jamkesnews – Adithia Utomo (27) mengaku bersyukur telah terdaftar menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Tidak hanya dia seorang diri saja, tetapi seluruh anggota keluarganya.

“Nanti kalau sudah menikmati kebaikan Program JKN-KIS ini baru paham betapa baiknya pemerintah sudah menyediakan jaminan kesehatan ini bagi kita semua. Kita bisa mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah. Tanpa rasa was-was tidak bisa dilayani kecuali kartu kita tidak aktif karena belum membayar iuran,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Adit ini merupakan salah satu peserta JKN-KIS dari sektor Pekerja Penerima Upah (PPU) di salah satu badan usaha di Kabupaten Rejang Lebong.

“Saat ini saya bekerja di salah satu badan usaha yang ada di Curup. Karena itu kepesertaan saya menjadi Peserta Penerima Upah. Gaji saya secara otomatis akan dipotong setiap bulannya untuk membayar iuran JKN-KIS saya. Tidak perlu direpotkan menyetor iuran setiap bulannya. Karena kalau harus membayar setiap bulan secara manual itu kadang bisa lupa sampai beberapa bulan jadi iurannya jadi bertambah banyak dan berat untuk membayarnya,” ujarnya.

Adit lalu dengan senang hati menceritakan kebaikan yang sudah diterimanya dari Program JKN-KIS ini.

“Menjadi peserta JKN-KIS merupakan sebuah keuntungan. Kita diberikan jaminan kesehatan selama kita melaksanakan kewajiban kita dengan membayar iuran dimana pun dan kapan pun. Tidak peduli sakitnya mau ringan ataupun berat, selama kita mematuhi aturan yang ada maka kita akan dilayani sesuai dengan ketentuan. Saya sudah membuktikannya sewaktu istri saya melahirkan, tidak ada biaya yang keluarga harus keluarkan. Saya awalnya sempat tidak percaya, dari masuk hingga diperbolehkan pulang tidak ada biaya yang diminta pihak rumah sakit. Semuanya sudah ditanggung Program JKN-KIS ini. Rasanya lega sekali,” ujarnya.

Adit juga mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri beserta seluruh anggota keluarganya.

“Saya dan keluarga bersyukur bisa merasakan kebaikan program ini. Saya juga berharap bagi yang belum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, bisa segera mendaftarkan diri serta seluruh anggota keluarga. Sungguh tidak ada ruginya. Kalaupun kita tidak menggunakannya, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang memang membutuhkan apalagi mereka yang sudah terlanjur harus berobat secara rutin untuk menyambung hidupnya,” tutupnya. (RW/ds)