Ada 22 Kasus TBC di Seluma

Obat-obatan rutin untuk penderita TBC, di dinas kesehatan Seluma.

TAIS, bengkuluekspress.com – Terhitung tahun 2021 ini sedikitnya 22 orang warga di Kabupaten Seluma terjangkit penyakit Tuberculosis (TBC) dan harus mengkonsumsi obat rutin.  Bahkan jangan penyakit yang satu ini sering dianggap remeh. Padahal sangat berbahaya dan bisa mengancam jiwa.

“Dari 22 orang ini ada yang penderita lama dan baru penderita dan mereka ini dalam pengawasan serta masih dalam pengawasan,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Seluma Rudi Sawaludin SSos melalui Pengelola TB Seluma, Lihardi SKM kepada wartawan

Dijelaskan, masyarakat harus bisa responsif, serta mengenali gejala TBC dengan cepat meminta pengobatan ke puskesmas terdekat. Apalagi jika menderita batuk hingga tiga minggu. Kemudian, saat malam hari berkeringat dingin dan ditambah lagi berat badan (BB) menurun drastis. Maka gejala tersebut bisa dikategorikan gejala TBC. Harus segera diantisipasi agar tidak mengancam jiwa penderitanya.

“Yang jelas dari tahun ke tahun penderita TBC mengalami penurunan,” tegasnya.

Data berhasil di himpun jika tahun 2018, tercatat ada sebanyak 140 orang penderita TBC di Kabupaten Seluma. Mereka tersebar di 14 kecamatan. Mereka berhasil ditanganipetugas medis sehingga tidak ada yang meninggal dunia. Sedangkan, pada 2019 ini sampai triwulan kedua sudah tercatat sebanyak 55 penderita.

“Sehingga dipastikan setiap tahunnya pasti ada penderita TBC. Kami minta kerja sama dari semua kalangan masyarakat. Untuk bisa menemukan dan mendata setiap penderita TBC. Agar segera diberikan pengobatan oleh petugas medis,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut Lihardi mengatakan, seorang penderita TBC bisa menularkan penyakitnya pada 10 sampai 15 orang. Sehingg penyakit TBC ini tergolong salah satu penyakit berbahaya. (333)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*