9.823 Hewan Kurban di Bengkulu Lolos Screening Kesehatan

Foto Suary/BE : Gubernur Bersama Kanwil Kemenag Bengkulu melihat hewan kurban di kawasan Masjid Raya Baitul Izzahm

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Jumlah hewan kurban di Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 9.823 ekor yang terdiri dari sapi, kerbau dan kambing. Informasi tersebut berdasarkan hasil Rekapitulasi Data Hewan Kurban 1443 H.

Disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Kementerian Agama Provinsi Bengkulu usai pelaksanaan sholat Ied di Masjid Raya Baitul Izzah, angka tersebut meningkat sebesar 1,5 persen dari tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, jumlah hewan kurban kita se-Provinsi Bengkulu 9.823 ekor. Dibanding tahun lalu, mengalami kenaikkan tahun ini sebesar 1,5%. Tentunya ini merupakan rasa peduli sosial kepada sesama,” ungkap Zahdi, Minggu (10/7).

Selain itu Zahdi mengatakan bahwa penyembelihan hewan kurban ada yang dilakukan hari ini usai sholat Ied dan ada juga yang dilakukan besok sesuai situasi dan kondisi dari masing – masing tempat.

Untuk hewan kurban Kanwil Kemenag Bengkulu yang berjumlah 18 ekor sapi akan dilakukan penyembelihan besok di asrama haji Kemenag sebanyak 13 ekor sedangkan 5 ekor lainnya pihaknya distribusikan ke daerah, organisasi massa (Ormas) dan pesantren.

“Penyembelihan hewan ada yang hari ini dan ada juga yang besok, untuk Kanwil Kemenag besok jumlahnya ada 18 ekor sapi, 13 ekor kita potong di asrama haji, 5 ekor kita distribusikan ke Daerah, Ormas dan Pesantren. Di Masjid Raya Baitul Izzah ada 15 ekor, 12 sapi,  3 kambing,” ujar Zahdi.

Ditengah maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang banyak menyerang hewan berkuku belah yang sering dijadikan kurban tiap kali Idul Adha oleh umat Islam termasuk di Provinsi Bengkulu, maka pihaknya telah memastikan bahwa semua hewan kurban yang terdata oleh pihaknya telah dilakukan screening kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi dan juga ditingkat kabupaten kota.

“Karena saat ini sedang merebaknya PMK, semua hewan kurban tersebut sudah dilakukan pengecekkan kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,” jelas Zahdi.(CW2/Suary).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*