84 Persen Gangguan Listrik Karena Tanam Tumbuh

Bupati Seluma dan Manajemen PLN melakukan rapat bersama guna membahas tanam tumbuh yang mengganggu jaringan listrik.

TAIS, bengkuluekspress.com – Pemadaman aliran listrik di Kabupaten Seluma yang tidak menentu, disebabkan banyaknya gangguan jaringan akibat tanam tumbuh masyarakat. Manager UP3 PLN Bengkulu, Hendra Irawan ST mengatakan, penyebab matinya aliran listrik di Kabupaten Seluma, 84 persen karena gangguan tanam tumbuh masyarakat. Sehingga, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemkab Seluma untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pembersihan tanam tumbuh yang menganggu jaringan listrik.

“Pemadaman listrik di Seluma ini 84 persen karena tanam tumbuh. Selain itu ada juga gangguan bencana alam,” kata Hendra usai rapat koordinasi bersama bupati, kemarin.

Menurutnya, karena itu PLN saat ini sudah mulai melakukan pembersihan tanam tumbuh yang menggangu jaringan listrik. Namun sebelumnya masih banyak mengalami kendala. Salah satunya karena ada masyarakat yang menolak saat petugas akan membersihkan tanam tumbuh yang mengganggu jaringan listrik.

“Pembersihan sudah lama mulai kita lakukan. Namun sebelumnya banyak kendala di masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu tambah dia, pihaknya meminta bantuan Pemkab Seluma melalui camat di masing-masing wilayah untuk mensosialisasikan dan membantu petugas PLN membersihkan tanam tumbuh yang menggangu jaringan listrik. Agar pemadaman listrik di Kabupaten Seluma dapat beraturan dan tidak terus mengalami pemadaman.

“Respon bupati baik. Kita tinggal menunggu tindaklanjutnya di kecamatan untuk bersama-sama melakukan penebangan tanam tumbuh,” sampainya.

Sementara itu, Sekda Seluma H Hadianto SE MM M. Si menyampaikan bahwa, pihaknya telah mengumpulkan camat untuk membantu PLN mensosialisasikan akan rencana pembersihan tanam tumbuh yang menganggu jaringan listrik. Sehingga, peran camat berserta Kades dapat membantu selesainya kegiatan pembersihan tanam tumbuh masyarakat.

“Camat nanti akan mensosialisasikan ke masyarakat didampingi oleh pihak PLN. Agar tidak ada permasalahan dalam pelaksanaan pembersihan tanam tumbuh,” jelas Hadi.

Sementara itu, Hadi juga menyampaikan terkait dengan program CSR PLN yaitu KWh gratis untuk rumah tangga miskin. Dimana, se-Provinsi Bengkulu ada 83 titik KWh gratis yang akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu. Sehingga, nantinya akan ada masyarakat Kabupaten Seluma yang mendapatkan program tersebut.

“Untuk program itu nanti akan segera ditindaklanjuti juga oleh camat,” sampainya.

Manajer PLN ULP Tais Redo Hernawan menyebutkan bahwa, untuk program pemasangan listrik gratis ini, khusus untuk daerah Tertinggal Terpencil dan Terluar (3T). Yang menerima nantinya masyarakat kurang mampu yang berada di desa kawasan 3T.

“Misalnya daerah Seluma Utara, Lubuk Sandi, Ulu Talo dan Semidang Alas,” tandasnya. (333)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*