4 Tahun Dilaunching, Pabrik Minyak Goreng Belum Juga Terealisasi

MC/Bengkulu Ekspress
LAUNCHING: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kanan) saat melaunching investasi pembangunan pabrik minyak goreng di Desa Talang Beringing Kabupaten Seluma, pada tahun 2018 lalu.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Sejak dilaunching tahun 2018 lalu, rencana pembangunan pabrik minyak goreng oleh Pemprov Bengkulu di Desa Talang Beringing, Kabupaten Seluma belum kunjung terealisasi.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu H. Suharto, SE menilai, rencana pembangunan pabrik minyak goreng oleh investor dari India belum juga terealisasi karena tim yang ditunjuk oleh Pemprov kurang pas dan kurang maksimal dalam bekerja.

“Terkait pabrik itu perlu dilakukan pendekatan-pendekatan apa yang menjadi masalah sehingga belum terealisasi. Salah satu masalahnya yaitu manajerial yang mengelola kurang pas dan kinerjanya kurang maksimal,” ujar Suharto kepada wartawan saat menghadiri peresmian GSG Unihaz, Jumat (20/5).

Selain itu, Suharto juga menyampaikan bahwa Pemprov tidak pernah berkoodinasi dengan DPRD Provinsi terkait rencanan pembangunan tersebut, sehingga DPRD juga tidak mengetahui secara pasti permasalahannya.

“Tidak adanya koordinasi dan kurangnya keterbukaan antar lembaga,” tegas Suharto.

Di sisi lain, Gubernur Bengkulu, DR H Rohidin Mersyah MMA ketika ditanya mengenai permasalahan belum terealisasinya pembangunan pabrik minyak goreng tersebut, tidak mau berkomentar banyak. Rohidin malah lebih terfokus menyoroti dibukanya keran ekspor oleh presiden dan beroperasinya pabrik pengolahan biji cangkang sawit di Pulau Baai.(CW2/SUARY)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*