30 Siswa SMP di Kota Bengkulu Tak Lulus

FOTO ILUSTRASI : Siswa SMP Negeri 22 Benteng yang ada di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Taba Penanjung saat mengikuti UNBK meskipun menginduk di sekolah lain, 23 April lalu.

BENGKULU, BE – Puluhan siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu, dinyatakan tidak lulus tahun pelajaran 2021/2022. Kasi Pembinaan SMP yang juga koordinator asesmen nasional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Huteman Mulyadi mengakui pada tahun ajaran ini, tidak semua siswa/siswi kelas 6 tingkat SD dan siswa/siswi tingkat SMP dinyatakan lulus 100%.

Dari data yang telah masuk di Disdikbud kota Bengkulu, diketahui jumlah siswa/siswi tingkat SMP yang menjadi peserta ujian sekolah sebanyak 5.108 orang yang tersebar di 45 satuan pendidikan, dan yang dinyatakan lulus 5.078 orang atau sebanyak 30 orang tidak lulus.

“Siswa/siswi yang tidak lulus itu terbagi di tujuh sekolah seperti SMPN 9, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 13, SMPN 17, SMPN 19 dan SMPN 25,” katanya.

Sedangkan untuk tingkat SD, dari jumlah 6.071 siswa/siswi yang tersebar di 110 satuan pendidikan, baru 69 satuan pendidikan yang melapor, atau baru 3.943 siswa/siswi yang dinyatakan lulus, sisanya belum melapor.

Penentu kelulusan saat ini, sepenuhnya diserahkan ke satuan pendidikan, mulai daftar kehadiran, nilai rapot hingga mengikuti pelaksanaan ujian sekolah.

“Kepastian kenapa siswa/siswi tidak lulus belum tahu persis, mungkin dikarenakan siswa/siswi tidak lagi sekolah namun namanya tetap masuk peserta ujian,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala SMPN 13 Kota Bengkulu, Drs Tarmizi mengakui jika ada dua siswa/siswinya tidak lulus. “Ada 144 peserta, ada dua siswa yang tidak lulus, karena sejak duduk dibangku kelas 9 tidak pernah masuk, sedangkan namanya sudah terdaftar dalam nominasi peserta ujian,” jelasnya.

Tidak lulus dua siswanya, karena sudah sejak awal semester sudah tidak mengikuti aktivitas belajar, sehingga pihak sekolah tidak dapat memberikan nilai minimum sekalipun untuk menyatakan yang bersangkutan lulus.

Pihak sekolah telah berupaya agar yang bersangkutan tetap mengikuti tahapan-tahapan, namun tetap saja tidak hadir, imbasnya persentase kelulusan 100% di SMPN 13 tidak terwujud, ” tutupnya.

Distribusi Blanko Ijazah

Disdikbud kota Bengkulu, saat ini telah menerima blanko ijazah, dan saat ini telah disimpan di Disdikbud. Setelah semua laporan kelulusan dilaporkan pihak sekolah. Tahapan selanjutnya adalah, akan mendistribusikan blanko ijazah tersebut ke masing-masing sekolah.

“Saat ini blanko sudah tiba, kita akan segera distribusikan ke sekolah,” tandasnya. (247)