12 Desa Belum Cairkan DD

dana desa
Foto : IST

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Sejauh ini masih ada 12 desa di Kabupaten Kepahiang yang belum memproses pencairan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (DD) tahap dua. Berbagai kendala menghambat desa-desa tersebut untuk memproses pencairan anggaran. Seperti belum memiliki Pjs Kades ataupun karena kendala pertanggungjawaban 20 persen tahap satu belum tuntas.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kepahiang, Jan Johanis Dalos SSos mengatakan, ada tujuh desa yang pencairan tahap duanya belum diproses karena tak adanya Pjs Kades. Yakni desa Penanjung Panjang, Peraduan Binjai, Talang Karet, Taba Snating, Sinar Gunung, Karang Tengah dan Kota Agung.

“Tujuh desa ini terkendala karena Pjs Kades, jadi belum memproses pengajuan pecairan DD dan ADD tahap dua sampai sekarang,” kata Dalos.

Selenjutnya, ada lima desa yang tak mengajukan pencairan DD dan ADD tahapan kedua dengan alasan belum menyelesaikan administrasi pertanggungjawaban penggunaan dana tahap satu. Yakni Desa Batu Ampar, Pematang Donok

Limbur Lama, Batu Belarik, Weskust serta Pulo Geto. “Intinya mereka belum memproses pengajuannya, kendalanya mungkin belum selesai SPJ yang dua puluh persen atau ada kendala lain. Kita juga masih melakukan pengecekan karena target kita diakhir bulan ini seluruh desa sudah mencairkan DD dan ADD tahap dua,” tegas Dalos.



Menurutnya, secara keseluruhan DD tahap dua sudah dicairkan sebanyak 90 desa atau 80 persen dari tatal anggaran yang ada. Kendala teknis yang dialami desa-desa hingga belum mampu mencairkan anggaran pembangunan desa dari pemerintah pusat terus diminimalisir oleh pemerintah. “Dalam waktu dekat kita akan turun ke desa-desa tersebut untuk mengetahui kendala pasti mereka mengapa belum mencairkan DD dan ADD,” tuturnya.

Dana Desa merupakan program pemerintah pusat yang dikucurkan kemasing-masing pemerintah desa (Pemdes) untuk peningkatan pembangunan insprastruktur desa. Sehingga geliat perekonomian masyarakat dimasing-masing desa dapat meningkat. Bahkan untuk Kabupaten Kepahiang DD tahun 2018 cukup tinggi hingga mencapai Rp 74 miliar lebih yang diperuntukan bagi 105 desa se-Kabupaten Kepahiang. (320)